Dugaan Korupsi di DPMK Diselidiki

By

MERAUKE- Selain melakukan penyidikan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke, Kejaksaan Negeri Merauke saat ini sedang melakukan penyelidikan terkait dugaan korupsi pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Kabupaten Asmat.
Kepala Kejaksaan Negeri Merauke I Wayan Sumertayasa, SH, MH, didampingi Kasi Pidsus Sugiyanto, SH, mengungkapkan, bahwa penyelidikan pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung Asmat ini terkait dengan alokasi dana monitoring dan evaluasi kegiatan strategis pembangunan kampung tahun 2013.
Menurut dia, bahwa dari audit yang dilakukan oleh Inspektorat Asmat, seharusnya disetor kembali ke kas daerah, namun tidak disetorkan. “Nilainya hampir Rp 800 juta setiap kegiatan,” kata Kajari.
Dalam kasus ini, jelas Kajari, pihaknya sudah melakukan pemanggilan terhadap pihak-pihak yang akan dimintai keterangan. Namun saat dalam pemanggilan itu, Pemerintah Kabupaten Asmat melakukan lockdown dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di daerah itu. Meski begitu, lanjut Kajari, sampai sekarang ini jumlah yang sudah dimintai keterangan sebanyak 7 orang.
“Sampai hari ini, jumlah yang sudah kita panggil dan mintai keterangan sebanyak 7 orang,” terangnya.
Kajari juga menjelaskan untuk besarnya kerugian negara dari dugaan korupsi ini kemungkinan akan bertambah. “Tapi, untuk kasus ini kita masih dalam tahap penyelidikan. Mudah-mudahan, bisa secepatnya kita tingkatkan ke penyidikan,” tandasnya. (ulo/tri)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: