Beranda OLAHRAGA Galanita PON Mogok Latihan

Galanita PON Mogok Latihan

0
Wakil Ketua Asprov PSSI Papua, Rocky Bebena

JAYAPURA-Para pemain Galanita PON Papua mogok latihan, akibat sebagian besar pemainnya sedang bersama Galanita Persipura Tolikara untuk mengikuti Kompetisi Liga 1 Putri 2019.

Koordinator Sepakbola Putri PON Papua, Stien Mebri mengatakan, jika para srikandi Bumi Cenderawasih itu tidak mengikuti latihan  selama sepekan. Sebab 26 pemain Galanita PON Papua kini tersisa 9 orang dan tidak memungkinkan untuk melakukan latihan.

Dijelaskan, pemain yang masih ada saat ini sedang mengikuti program Puslatprov KONI Papua, Character Building yang berlangsung di Ifar Gunung, Sentani, Kabupaten Jayapura.

“Ya, pemain yang ada saat ini hanya tinggal 9 orang, sisanya ikut Persipura Tolikara, bagaimana mereka mau latihan dengan jumlah begitu,” ungkap Stien Mebri usai melakukan pertemuan tertutup dengan Wakil Ketua Asprov PSSI Papua, Rocky Bebena, Senin (14/10).

Sementara Wakil Ketua Asprov PSSI Papua, Rocky Bebena mengatakan, ada beberapa poin yang akan mereka sampaikan kepada Ketua Umum Asprov PSSI Papua, termasuk permintaan dari pemain sendiri untuk mengganti pelatih kepala.

“Dalam pertemuan tadi ada permintaan pergantian pelatih, tapi itu bukan ranahnya pemain, karena pelatih tim sepak bola putra, futsal maupun tim putri diputuskan melalui prosedur yang ada di Asprov PSSI Papua,” ujarnya.

Rocky mengakui, jika tim sepakbola Galanita Persipura Tolikara yang kini ikuti Liga 1 Putri memang menggunakan pemain Galanita PON Papua. Namun Rocky berharap pemain yang ada saat ini bisa tetap menjalankan latihan seperti biasanya.

“Kita sudah sepakat dalam pertemuan tadi, jadi pemain yang mengikuti Character Building akan bergabung dan tim tetap menggelar latihan,” katanya.

Selain itu, Rocky menambahkan, ke depan Asprov PSSI Papua akan melakukan evaluasi kepada semua pelatih setelah melakukan try out.

“Sepakbola putra dan futsal sudah try out, tinggal sepak bola putri, nanti kita evaluasi semua, kalau nanti diganti pasti menjadi keputusan rapat Asprov PSSI Papua,” ujarnya.

Lanjutnya, Asprov PSSI Papua sudah menargetkan 3 medali emas pada PON XX tahun 2020. Oleh karena itu, keikutsertaan pemain PON di tim Persipura Jayapura Tolikara, secara tidak langsung mengasah kemampuan pemain sebelum tampil di PON Papua tahun 2020 mendatang. (eri/tho)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here