Gawat, Persipura Kian Dekat Zona Degradasi

By

JAYAPURA-Lagi dan lagi, Persipura Jayapura belum mampu keluar dari situasi sulit. Tim kebanggaan masyarakat Papua itu kembali menelan pil pahit setelah kalah 4-2 dari Persik Kediri dalam lanjutan kompetisi Liga 1 2021/2022 di Stadion Moch Soebroto Magelang, Kamis (21/10).

Persipura sebenarnya lebih dulu memimpin jalannya pertandingan melalui gol Todd Rivaldo Ferre di menit 15’. Kemudian Persik menyamakan kedudukan 5 menit kemudian melalui sundulan Youssef Ezzejjari, dan disusul oleh gol Faris Aditama pada menit 39. Persik kian menjauh setelah Takuya Matsunaga melakukan gol bunuh diri di menit 41’.

Usai turun minum, Persipura meningkatkan tempo permainan. Alhasil usaha anak-anak Mutiara Hitam sukses memangkas selisih gol menjadi 2-3 setelah Vava Maria Yagalo melakukan gol bunuh diri pada menit 62’. 

Sayang, usaha panji Merah Hitam pupus seteah Youssef Ezzejjari kembali mencatatkan namanya di papan skor di menit 88’ dan menutup kemenangan Persik.

Kekalahan ini menjadi yang kelima bagi pasukan Mutiara Hitam julukan Persipura dalam delapan partai yang mereka lakoni. Persipura baru sekali merasakan kemenangan atas Persiraja dan dua kali seri atas Madura United dan Persija Jakarta. 

Hasil tersebut membuat Persipura menempati posisi 16 dengan rahian 5 poin. Sementara bagi Persik, tambahan tiga poin mendongkrak posisi mereka dan bertengger di peringkat 13 dengan poin 8. 

Persipura kini kian dekat dengan zona degradasi. Persipura bisa saja terjungkal ke zona merah apabila Persiraja sukses meraih tiga poin dari Arema FC pada 23 Oktober mendatang. Tentu posisi tersebut terbilang kurang nyaman bagi tim pemilik 4 gelar juara liga Indonesia tersebut.

Pelatih kepala Jacksen F. Tiago mengaku bahwa timnya tampil kurang bagus dalam pertandingan ini. Termasuk melakukan beberapa kesalahan yang menjadi bumerang bagi mereka.

“Sebuah pertandingan yang sebenarnya kita tidak bisa bicara banyak. Kalau kita melihat hasil dan bagaimana jalannya pertandingan, banyak kekurangan dan kesalahan yang terjadi. Dan lawan mampu memanfaatkan kesalahan itu,” ungkap Jacksen dalam zoom meeting usai pertandingan.

Pelatih asal Brasil itu menyebutkan bahwa timnya saat ini dalam kondisi yang kurang bagus. Tapi ia memberikan garansi bahwa mereka akan berusaha untuk bangkit dari situasi sulit tersebut.

“Kita semua malu dengan hasil ini, dan kita tetap bekerja keras, selain itu kita tahu bahwa moment yang kita punya sangat sulit dan setiap pertandingan selalu tidak sesuai dengan ekspektasi kita dan kita selalu luar biasa kecewa. Kami kembalikan kepada diri kami sendiri, tidak seorangpun yang bisa membantu kami, selain diri kami sendiri untuk meraih hasil yang lebih baik,” ujar Jacksen.

Legenda hidup PSM Makassar dan Persebaya Surabaya itu juga enggan menyalahkan pemain secara individu, termasuk Takuya Matsunaga yang melakukan gol bunuh diri. Menurutnya, timnya memang belum bisa tampil dengan performa terbaik.

“Saya tidak menilai pemain secara individu, tapi yang jelas kekalahan tadi sebuah tim bukan cuma 2 orang, kita punya 11 pemain. Ini bukan moment untuk saling menyalahkan. Kita akan melakukan evaluasi, jelas ada tindakan untuk menjadi lebih baik dan itu pasti,” tegas Jacksen.

Senada dengan itu, striker Persipura, Elisa Basna juga mengaku akan berusaha untuk bangkit dengan situasi sulit tersebut.

“Pertandingan ini sedikit menegangkan, dan itulah hasil yang kita dapatkan, dan kedepan kami tetap berusaha untuk menjadi lebih baik lagi,” ujar Basna.

Sementara itu, asisten pelatih Persik Kediri, Alfiat mengaku mereka bisa meraih poin sempurna berkat kerja keras seluruh pemainnya. Ia juga menyebutkan bahwa kemenangan ini menjadi modal yang baik bagi mereka untuk melakoni pertandingan berikutnya.

“Malam ini (Kamis-red) kita diberikan kemenangan, semua karena kerja keras pemain, dan ini luar biasa, pemain bermain dengan penuh tanggung jawab dan disiplin sehingga bisa memenangkan pertandingan,” pungkasnya. (eri/nat)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: