Beranda PEGUNUNGAN Gempa Tektonik Berkekuatan 4,8 SR Guncang Wamena

Gempa Tektonik Berkekuatan 4,8 SR Guncang Wamena

0
Kkepala BMKG Wamena Subahari saat melakukan pemantauan monitor Prakirawan Cuaca dan Pendeteksi Gempa di kantor BMKG Wamena ( FOTO: Denny/Cepos)

BMKG Ingatkan Warga Hindari Bangunan Retak Dan Rusak

WAMENA – Gempa Tektonik 4,8 Skala Ricter (SR) senin (25/1) mengguncang wilayah Selatan Lapago, sehingga dapat dirasakan di Wamena getaran dari gempa yang dangkal dan bersifat geseran ini sebesar 2 sampai dengan 3 MMI, itu dapat dirasakan sampai sampai kedalam rumah warga, sehingga BMKG Jayawijaya mengimbau kepada warga agar menghindari bangunan yang retak.

  Kepala Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wamena, Subahari menyatakan sejak pagi tadi disekitar Wamena memang terjadi gempa Bumi Tektonik, dimana dari hasil analisis BMKG gempa tersebut memiliki barometer dengan Amplitudo 4,8 SR yang terletak di kordinat 4,53 Lintang Selatan (LS) dan 138,8 Bujur Timur (BT), ini yang tertera dalam data base pendeteksian gempa BMKG pusat.

“Adapun lokasi gempa itu berada di arah 48 KM arah selatan Wamena dengan kedalaman sekitar 27 KM dan itu termasuk gempa bumi dangkal karena kedalamannya dibawah 50 KM, gempa ini disebut dangkal karena jika gempa itu di kedalaman 10 sampai dengan 27 Km ,”ungkapnya kepada Cenderawasih pos kemarin

  Subahari juga menyatakan dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya gempa bumi ini merupakan gempa bumi dangkal dengan aktifitas cecar lokal disekitar pegunungan tengah Papua, analisis mekanismenya sumber menunjukan bahwa gempa itu memiliki getaran yang sifatnya geser bukan keras.” belum dampak guncangan kerusakan yang dilaporkan, dimana Kepala BPBD Jayawijaya juga sudah melakukan koordinasi dengan kami dimana 48 KM arah selatan atau Tenggara dari Wamena berarti ada di sekitar Kabupaten Yahukimo,”jelasnya ia menyatakan akan melakukan koordinasi dengan BPBD Yahukimo untuk menanyakan keadaan sekitar lokasi gempa tersebut mengenai dampak yang ditimbulkan dari gempa tersebut karena gempa ini termasuk dangkal, hal lain yang perlu di Waspadai masyarakat yang tinggal di lereng gunung itu harus memperhatikan tekstur tanah keras atau tidak karena bisa memicu longsoran dengan kemiringan 45 Derajat dengan kekuatan Gempa 4,8 SR.

“Saat ini kedalamannya 27 KM tapi kalau lebih dangkal lagi maka pasti menimbulkan dampak akan lebih besar lagi, kalau yang terjadi saat ini kemungkinan bisa ada dampak dan kemungkinan juga tidak ada semua tergantung kultur tanah,”kata Subahari. Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak bertanggungjawab atas kebenarannya, ia juga mengingatkan warga agar menghindari bangunan yang retak atau rusak karena jika gempa itu lebih dangkal lagi maka kemungkinan bisa roboh.(jo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here