Giliran GOR Hiad Sai Dituntut Ganti Rugi

By
Sebuah spanduk  yang dipasang  di pagar GOR Hiad Sai Merauke yang menuntut kepada Pemerintah Daerah untuk segera membayar  tuntutan  ganti rugi atas  tanah tersebut sebelum  Natal dan PON XX,  Kamis (12/12).  ( FOTO : Sulo/Cepos)  

MERAUKE-Meski penyelesaian pemalangan   terhadap  Stadion Mini Maro  Merauke   belum selesai, giliran Tanah GOR Hiad  Sai  Merauke  dituntut  ganti rugi oleh pemiliknya dengan  memasang  sebuah spanduk  besar berwarna  putih di  pagar   GOR Hiad Sai Merauke  tersebut, Kamis  (12/12). 

   Pada spanduk tersebut  tertulis, Bapak bupati  segera selesaikan ganti rugi hak ulayat adat GOR (Hiad Sai) sebelum hari raya Natal dan  PON 2020 di Merauke Tanah Animha.  Kepala Dinas  Pemuda Olahraga Kabupaten Merauke  Selestinus Kahol, MT  ditemui media ini membenarkan  adanya pemasangan  sebuah spanduk di pagar  GOR Hiad   Sai Merauke   tersebut. Menurut  Selestinus Kahol, sebelum   pemasangan  spanduk tersebut, orang  yang mengaku sebagai pemilik  hak ulayat  atas tanah tersebut dapat menyampaikan   kepada  dirinya akan memasang spanduk   tersebut. 

  “Pemilik hak ulayat itu sudah datang minta izin  kepada kepala dinas untuk  memasang spanduk di GOR dan menuntut  ganti rugi sekaligus nanti  akan ada pemalangan. Sudah, saya  bilang  kepada mereka  kalau begitu silakan yang penting    aktivitas  kami  tidak terganggu,” kata  Selestinus Kahol. 

  Ini karena   di dalam area  GOR Hiad  Sai tersebut, juga ada Kantor  Pemuda dan Olahraga.   Selestinus Kahol menjelaskan, tuntutan ganti rugi   tersebut datangnya dari marga Mahuze yang diwakili Yogi. (ulo/tri)    

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: