Handphone Dirampas, Motor Dirusak

By

MERAUKE- Kasus penjambretan  kembali terjadi di sekitar kuburan Yobar, Kelurahan  Samkai Merauke.   Kali ini dialami oleh seorang mahasiswa bernama Ferry Toding Allo   saat melewati jalan tersebut.  

  Kapolres Merauke AKBP Bahara Marpaung, SH melalui Kasubag Humas AKP Suhardi, dikonfirmasi membenarkan    jambret yang dialami  seorang mahasiswi tersebut. Kronologi kejadiannya, ungkap Kasubag Humas, berawal saat korban   sedang melewati   jalan tersebut. Tiba-tiba dia dihadang  dan   HP miliknya dirampas.

   Tak hanya merampas    handphone  milik korban, namun   motor yang digunakan korban juga dirusak   pelaku. ‘’Kasus ini sudah dilaporkan  oleh korban dengan mendatangi  SPKT. Saat ini  penyidik sedang menggali  keterangan  dari korban  bagaimana ciri-ciri pelaku,’’ jelasnya. 

   Dijelaskan, kasus pencurian dengan   kekerasan atau jambret itu terjadi saat  korban mengendarai sepeda motor Yamaha Xeon  dan melewati  jalan Arafura Yobar. Setibanya di TKP, korban dihadang  oleh terlapor menggunakan alat tajam berupa parang.  Lantaran takut,  korban menjatuhkan  sepeda motornya dan melarikan diri. Pelaku sempat mengejarnya  tapi tidak berhasil. Lalu merusak  sepeda motor korban. Akibatnya,    korban megalami kerugian sekitar Rp 3,9 juta atas  handphone miliknya yang dibawa kabur  pelaku tersebut. 

  “Saat   ini  Tim Rajawali dengan melakukan pengejaran terhadap pelaku. Kami  juga meningkatkan patrol di daerah tersebut guna  memberikan rasa aman kepada masyarakat yang melintas di daerah  tersebut,’’ jelasnya. 

   Untuk diketahui, daerah sekitar kuburan tersebut selama ini  sudah beberapa kali  terjadi jambret  maupun penghadangan oleh orang mabuk dan melakukan penganiayaan. Karena di sekitar kuburan  tersebut  situasinya memang  sepi. (ulo/tri)  

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: