Harapkan Perhatian Asosiasi Bupati se-Pegunungan Tengah

By

JAYAPURA-Tambahan kasus positif baru Covid 19 di Papua kembali terjadi, Kamis (23/7) kemarin. Hal ini dikonfirmasi Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule, Sp.OG(K)., bahwa terjadi penambahan kasus positif baru di Papua sebanyak 68 kasus.

“Dari 68 kasus baru di Papua ini, 56 kasus di Kota Jayapura, 5 kasus di Mimika, 4 kasus di Jayawijaya, dan 1 kasus di Merauke,” papar dr. Silwanus Sumule, Kamis (23/7) kemarin.

Dengan penambahan yang tergolong signifikan ini, sambung dr. Sumule, kiranya menjadi perhatian semua pihak. Terutama bagi Gugus Tugas Covid-19 di wilayah Pegunungan Tengah Papua. Pasalnya, tercatat pada tanggal 7 – 23 Juli, di seluruh kabupaten di Pegunungan Tengah, ditemukan 38 kasus.

“Dari 38 kasus di seluruh pegunungan tengah tersebut, 24 kasus di antaranya ditemukan khusus di Kabupaten Jayawijaya. Oleh karenya, angka ini perlu mendapat perhatian. Bukan hanya pemerintah kabupaten masing-masing, melainkan juga Asosiasi Bupati se-Pegunungan Tengah Papua. Hal ini perlu mendapat perhatian sehingga kita mampu memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” terangnya.

Selain penambahan kasus baru, dr. Sumule, juga mengonfirmasi penambahan kasus suspek atau PDP sebanyak 1 pasien di Kota Jayapura. Untuk kasus kontak erat atau ODP (Orang Dalam Pemantauan) juga bertambah 61 orang. Yakni 6 orang dari Merauke, 3 orang dari Jayawijaya, 1 orang dari Nabire, 6 orang dari Paniai, 18 orang dari Yahukimo, 25 orang dari Puncak, dan 2 orang dari Kota Jayapura.

“Perlu kita panjatkan syukur juga kepada Tuhan  karena hari ini (kemarin) terjadi penambahan kasus sembuh di Papua, yang mana sebanyak 2 kasus. Diketahui bahwa penambahan 2 kasus sembuh ini masing-masing berasal dari Merauke dan Mimika,” tambahnya.

Dengan data ini, maka secara kumulatif, kasus positif di Papua telah mencapai 2.720 kasus. Dari jumlah tersebut 1.431 pasien masih menjalani perawatan, 1.259 pasien yang telah dinyatakan sembuh, dan 30 pasien meninggal dunia. Untuk kasus kontak erat sebanyak 3.000 orang dan kasus suspek berjumlah 248 pasien. Sedangkan untuk pemeriksaan PCR/TCM telah mencapai 23.711 sampel. (gr/nat)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: