Harga Cabai  Rawit Masih Rp 140 Ribu/kg

By

JAYAPURA- Harga cabai  rawit di pasaran saat ini masih belum  stabil. Masih Rp 140 ribu /kg. Dari pantauan wartawan Cenderawasih Pos di Pasar Baru Youtefa Kotaraja dan Pasar Youtefa Abepura,  pedagang mengaku harga cabai rawit masih mahal Rp 140 ribu/kg.  Hal ini disebabkan tidak ada pengiriman cabai  dari luar Papua . Jika hanya mengandalkan dari Arso dan Kota Jayapura tidak bisa memenuhi permintaan masyarakat maupun warung makan, restoran dan perhotelan.

“Harga cabai rawit masih mahal Rp 140 ribu/ kg, sedangkan cabai keriting Rp 70 ribu/ kg dan cabai merah besar juga Rp 7 ribu/kg. Kita  tidak tahu sampai kapan harga cabai ini masih mahal. Apalagi saat ini daerah Arso, Kabupaten Keerom terdampak banjir tentu bisa jadi harga cabai bisa naik lagi karena petani cabai di sana sangat banyak,’’ungkap  Imah,  penjual cabe di Pasar Baru Youtefa Kotaraja, Senin (5/4) kemarin.

Imah menjelaskan, jika harga cabai rawit mahal ia tidak bisa membeli dengan jumlah banyak karena butuh modal besar dan dalam membeli cabai rawit juga harus dipilih-pilih dulu. Jangan sampai cabai yang belum benar-benar tua atau merah sudah dipetik petani untuk di jual di pasar karena memanfaatkan kesempatan karena cabe rawit harganya mahal.

Pedagang juga selalu hati-hari juga saat membeli cabai rawit, karena harganya sudah mahal. Jika cabai rawitnya masih muda tentu kasihan pembelinya.

Hal senada juga dikatakan Rudi penjual cabai di Pasar Youtefa Abepura, di mana  sampai saat ini harga cabai rawit masih mahal. Memang saat ini sudah turun Rp 15 ribu/ kg kini menjadi Rp 140 ribu/kg. Walaupun ada yang menjual dibawahnya atau diatasnya, namun secara rata-rata memang harganya Rp 140 ribu/kg.

  Sementara itu, menjelang Ramadan untuk harga bawang putih dan merah di pasar tradisional masih stabil seperti harga bawang merah masih kisaran harga Rp 45 ribu/kg, harga bawang putih Rp 35 ribu/kg dan stoknya juga aman.(dil/ary)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: