Harga Ikan Laut dan Ayam Naik, Pengunjung Menurun

By

Penjual ikan di Pasar pagi Paldam, Saat dilakukan pengawasan mutu dan keamanan produk perikanan bersama Balai Karantina Perikanan Jayapura , Balai BPOM Jayapura, PPNS Dinas Perikanan Kota Jayapura dan Dinas Perikanan dan Kelautan Papua di Pasar pagi Paldam, Kamis (28/4) ( FOTO: Priyadi/Cepos)

JAYAPURA-Harga ikan laut di pasaran kini masih mahal, akibat gelombang laut yang masih tingi sehingga nelayan tidak bisa melaut atau mendapatkan ikan yang banyak.

 Saiful selaku penjual ikan di pasar Pagi Paldam Jayapura mengatakan, harga ikan laut rata-rata mengalami kenaikan terlebih ikan cakalang, ekor kuning dan deho.

 Syaiful mencontohkan, untuk ikan ekor kuning harga normalnya bisa Rp 30 ribu-40 ribu/ekor kini menjadi Rp 100 ribu/ekor sedangkan  harga ikan cakalang biasa hanya Rp 20 ribu/ekor kini menjadi Rp 70 ribu/ekor.

 “Harga ikan laut itu tidak menentu tergantung cuaca saja, kalau cuaca bagus ya harga ikan normal kalau tidak pasti mahal. Kalau ikan mahal saya sebagai penjual ikan laut pastinya tidak banyak banyak dalam menjual ikan melihat modal juga karena kalau ikan mahal pastinya yang beli kurang hanya pelanggan saja,”ucapnya, Kamis (27/4)kemarin.

 Hal senada juga dikatakan Hasan Pejual ikan laut di Pasar Ikan Hamadi, Hasan mengakui, saat ini memang harga ikan melambung tinggi disebabkan karena gelombang air laut tinggi dan cuaca tidak bagus. Jika harga ikan laut naik untuk pengunjung yang datang ke pasar juga turun sehingga omset tidak turun. 

Sementara itu selain harga ikan laut naik menjelang lebaran harga harga ayam potong lokal juga sudah mengalami kenaikan di pasar tradisional, seperti di pasar pagi Paldam Jayapura, Pasar Sentral Hamadi, pasar Youtefa Abepura dan Pasar Baru Youtefa Kotaraja serta lainnya.

 Selaku penjual ayam potong lokal di pasar pagi Padam Jayapura mengakui harga ayam potong yang jual sekarang naik Rp 5.000 per ekornya biasanya saya jual Rp 45.000 ini menjadi Rp50.000. Naiknya sendiri diakibatkan karena permintaan dari masyarakat menjelang Lebaran meningkat dan pemilik ayam di kandang yang akhirnya kenaikan harganya. Sehingga penjual ayam potong lokal di pasar juga ikut kenaikan harganya.

 Menurutnya, pada saat hari raya Lebaran memang masyarakat banyak membeli ayam mentah itu ayam potong lokal atau ayam beku kiriman dari luar Papua Karena harganya relatif masih bisa terjangkau daripada membeli daging atau ikan yang saat ini juga harganya mengalami kenaikan.

 Walaupun harganya naik namun untuk ketersediaan ayam potong lokal masih bisa mencukupi. Hal ini disebabkan karena jauh-jauh hari peternak ayam lokal sudah mempersiapkan bibit anakan ayam yang nantinya siap dipanen pada saat menjelang Lebaran.(dil/gin).

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: