Harga Jeruk Manis Naik, Buah Naga Turun

By

JAYAPURA-Harga jeruk manis di Pasar Youtefa Abepura, Pasar Sentral Hamadi dan Pasar Baru Youtefa Kotaraja kini masih mahal. Harga buah jeruk  saat ini dijual Rp 350 ribu-370 ribu/karung isi sekitar 25-27 kg.  Sebelumnya hanya dijual Rp 150 ribu-Rp 170 ribu/karung.

Suhar selaku penjual buah-buahan keliling di Jayapura mengaku, harga buah jeruk manis di Pasar Youtefa Abepura masih mahal. Ia sendiri membeli 1 karung Rp 350 ribu. Ada juga yang harganya Rp 370 ribu/karung.

Menurutnya, harga jeruk manis mahal bukan dinaikkan dari petani yang mempunyai kebun jeruk di Arso, tapi dari pedagang sendiri yang mengambil langsung dari petani jeruk Arso.

“Kalau harga jeruk manis mahal seperti ini saya jual Rp 13 ribu / kg, dan ini sudah berlangsung sekitar 1 minggu ini. Namun jika jeruk manis harganya di pasar murah saya jual Rp 8 ribu/ kg atau Rp 15 ribu  2 kg,’’ujarnya, Rabu (17/3).

Lanjutnya,  semakin banyak masyarakat mencari buah jeruk,  tentu semakin mahal harganya. Mahalnya harga jeruk manis saat ini, maka banyak pembeli mengeluh karena sebelumnya jeruk murah sekarang mahal.

Walaupun mahal, bagi orang yang butuh tetap membelidan  ia sendiri bisa menjual buah jeruk manis 44 kg/hari.

Ditambahkannya, lain halnya harga buah naga saat ini harga buah naga semakin turun. Harga saat ini Rp 13 ribu-15 ribu/kg. Hal ini disebabkan selain permintaan kurang, panen buah naga juga banyak.  Tapi jika nanti panen sudah berkurang setidaknya buah naga harganya bisa naik lagi.

Hal senada juga dikatakan Tejo, penjual buah-buahan keliling bahwa harga jeruk manis sekarang naiknya luar biasa. Dari sebelumnya Rp 10 ribu /kg, kini sudah naik menjadi Rp 13 ribu /kg, atau kalau beli 2 kg Rp 25 ribu.

Dijelaskan, harga buah jeruk saat ini mahal di pasar akibat permintaan dari masyarakat juga banyak. Selain itu juga banyak penjual es jeruk manis peras di jalan-jalan. Jeruk manis juga banyak dibutuhkan di warung makan, cafe, restoran dan hotel, sehingga harganya naik. Walaupun demikian, tetap saja masyarakat banyak yang membeli. (dil/ary)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: