Harga Sembako di Pasar Tradisional Mulai Naik

By

JAYAPURA- Harga Sembako di pasaran terlihat ada peningkatan. Contohnya saja harga minyak goreng dari berbagai merek sudah naik. Hal ini disebabkan karena dari berbagai faktor mulai biaya ekspedisi pengiriman barang naik, harga dari jawa juga naik dan faktor lainnya.  

 H. Mansur selaku penjual sembako di Kios Makmur Pasar Sentral Hamadi mengakui, harga sembako kini mulai naik seperti minyak goreng bimoli harga sebelumnya Rp 16 ribu/liter kini menjadi Rp 20 ribu/liter termasuk minyak goreng Sabrina dari harga Rp 14 ribu/liter kini menjadi Rp 19 ribu/liter. Ada juga susu bendera dan susu carnation dari harga Rp 12 ribu/kaleng kini menjadi Rp 13 ribu/kg.harga tepung segita biru per karung dukunya Rp 195 ribu kini menjadi Rp 210 ribu berat 25 Kg.

  Harga gula memang per karung sudah naik,  namun masih dijual tetap.  Biasanya modal harga gula hanya Rp 12 ribu dan kini Rp 14 ribu/kg, tapi kini modal harga gula Rp 12.500/kg harga masih belum dinaikkan jadi untungnya tipis.

 “Memang harga sembako naik tapi masih ada toko sembako yang belum naikkan kecuali minyak mungkin saja stok dagangan mereka belum habis, tapi ini saya sudah belanja di berbagai distributor di Jayapura rata rata sudah naikkan barang,’ungkapnya, Senin (16/11) kemarin.

 H. Mansur mengakui, dengan naiknya harga  tepung terigu maupun minyak goreng ini,  tentu sangat dikeluhkan para pedagang gorengan, karena sampai saat ini harga gorengan masih di jual Rp 1.000 per pcs, padahal mereka ingin naikkan harga Rp 5 ribu dapat 3 gorengan. 

   Hal senada juga dikatakan Ridean penjual sembako di Pasar Sentral Hamadi. Ia mengaku saat ini harga sembako mulai ada peningkatan seperti minyak goreng, ada juga susu kaleng, tepung dan gula pasir. Memang masih ad pedagang sembako  yang sampai saa ini belum menaikkan harga sembakonya, hal ini bisa jadi karena ia masih jualan stok harga sembako lama. (dil/ary)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: