Intake Sumber Air di Pos 7 Rawan Gangguan

By

Sejumlah  teknisi dan para pekerja saat memperbaiki jaringan air bersih milik PDAM Jayapura yang rusak akibat banjir yang terjadi akhir pekan lalu di Sentani Kabupaten Jayapura. (FOTO: Robert Mboik Cepos)

SENTANI- Direktur PDAM Jayapura Entis Sutisna mengatakan,  intensitas hujan tinggi dan cuaca buruk yang terjadi di sekitar wilayah Pegunungan Cycloop telah mengganggu kualitas intake sumber air yang ada di Pos 7 Sentani.  Intake ini menjadi salah satu sumber air yang dialirkan ke ribuan pelanggan PDAM  di Kota Sentani,  Kabupaten Jayapura. 

 “Jadi  dengan masih rawannya Pegunungan Cycloop yang membawa material bebatuan dan pasir ke sumber air memang sudah diprediksi, di mana  apabila hujan kemungkinan terjadinya kekeruhan di sumber air akan terus terjadi,”ungkap Entis Sutisna ketika diwawancara media ini melalui sambungan telepon, Kamis (13/1) kemarin.

 Dia menerangkan,  sebagai contoh ketika hujan yang terjadi pada tanggal 6 dan 7  Januari di kawasan Pegunungan Cycloop telah berdampak pada menurunnya kualitas air bersih yang dialirkan ke ribuan pelanggan di Kota Sentani Kabupaten Jayapura.  

 Dampak yang paling rawan dialami oleh pihak PDAM Jayapura khususnya di Wilayah Sentani Kabupaten Jayapura adalah terjadinya longsoran yang membawa material pasir dan batu, yang kemudian berdampak pada menurunnya kualitas air bersih bagi para pelanggan PDAM Jayapura di Kota Sentani,  Kabupaten Jayapura. 

 “Khusus untuk wilayah Kabupaten Jayapura terjadi longsoran material dari Pegunungan Cycloop dan menimbun di sekitar daerah aliran sungai  pos 7. Upaya sudah dilakukan oleh Tim Teknisi PDAM Sentani dengan membersihkan material yang berada di area sumber air, sehingga tidak menutupi area intake,” jelasnya.

 Lanjutnya, hujan yang mengguyur deras Kota Sentani pada tanggal 6 dan 7 Januari ini memang sempat terjadi gangguan,  di mana pada saat itu tingkat kekeruhan air memang sangat tinggi.   Itu disebabkan karena material cukup banyak terbawa dan menimbun di sekitar sumber air.

 “Namun saat ini kami sudah bisa mengalirkan air kepada masyarakat atau pelanggan kami,” tandasnya.(roy/ary)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: