Jadwal Tidak Jelas, Persipura Liburkan Pemain

By

AFC Cup 2021

JAYAPURA – Piala AFC khusus grup G, H dan I hingga saat ini belum menemui kejelasan. Padahal fase grup Zona ASEAN mulai digelar pada 29 Juni mendatang. Namun AFC belum memutuskan jadwal dan venue menyusul pengunduran Singapura sebagai tuan rumah akibat lonjakan Covid-19 di Negeri Singa tersebut.

Akibatnya, Persipura yang bergabung di grup H bersama Kedah Darul Aman (Malaysia), Lion Citys (Singapura) dan Saigon FC (Vietnam) memilih untuk meliburkan skuadnya beberapa hari kedepan.

Pelatih kepala Persipura Jayapura, Jacksen F. Tiago mengatakan, bahwa pemainnya diliburkan sejak Kami (24/6) kemarin. Pelatih asal Brasil itu menyebutkan bahwa pemain yang berdomisili Papua akan kembali berkumpul dengan keluarga, kemudian kembali menjalani latihan pada Senin (28/7) mendatang.

“Sementara waktu kami akan liburkan anak-anak untuk bisa balik ke Jayapura, karena sudah pasti tanggal 29 Juni, Piala AFC itu tidak bisa jalan sehingga kita ambil kebijakan itu,” ungkap Jacksen Tiago, Kamis (24/6).

“Kemarin ada diskusi antara kami staf pelatih kemudian memberikan usulan kepada manajemen agar mereka bisa libur, dan Senin mereka bisa kembali melanjutkan persiapan kita,” ujar Jacksen.

Jacksen juga menyebutkan, langkah tersebut juga sengaja mereka lakukan untuk menyegarkan kembali psikologis para pemainnya agar bisa kembali berkumpul bersama keluarga masing-masing.

Apalagi menurut Jacksen, selain Piala AFC, mereka juga akan melakoni kompetisi Liga 1 Indonesia yang nantinya akan difokuskan di Pulau Jawa.

“Sehingga ini waktu yang tepat untuk memberikan waktu empat hari kepada pemain untuk bisa berkumpul dengan keluarga dan melepas rindu dengan tanah kelahiran mereka masing-masing. Dan semoga dari aspek psikologi kita bisa lebih segar lagi dan lebih bugar lagi. dan itu salah satu langkah penting untuk sementara waktu tim diliburkan,” ucap Jacksen.

Pelatih berusia 53 tahun itu menuturkan, bahwa mereka hanya meliburkan pemain-pemain asal Papua. Sementara pemain lainnya, termasuk tiga pemain asing tetap melakukan latihan secara normal.

“Kita mengambil kebijakan itu berdasarkan kebutuhan tim, khusus pemain Papua kita liburkan, karena nanti mereka cukup lama tidak bisa ketemu dengan keluarga karena kompetisi ini kita bermain di luar Papua, sehingga pemain Papua kita pulangkan,” kata Jacksen.

“Pemain lain dan staf pelatih tetap di sini (Batu), pemain asing juga, kemudian pemain yang tinggal di wilayah Jawa kecuali Gerry kita juga berikan kelonggaran untuk pulang juga karena Gerry statusnya sama dengan anaka-anak Papua, Mario, Dede dan Fitrul tetap di sini. Kita tetap latihan normal seperti biasa,” pungkas Jacksen. (eri/gin).

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: