Jaga Ketahahan Pangan, Polisi dan Warga Garap Lahan Pertanian

By

Panen raya umbi-umbian di kebun masyarakat  binaan Polsek Unurum Guay. (FOTO: Dok polisi)

SENTANI- Dalam rangka mendukung program pemerintah   menjaga ketahanan pangan pada masyarakat lokal di Kabupaten Jayapura,  Polres Jayapura melalui Polsek Unurum Guay, telah menggarap lahan pertanian  bersama masyarakat di Kampung Sawesuma,  Distrik Unurum Guay. Kebun ketahanan pangan ini juga sudah panen perdana pada Jumat (4/11).

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jayapura, David Zakaria mengapresiasi langkah pihak kepolisian, yang telah bekerjasama dengan masyarakat membangun lahan kebun tani untuk program ketahanan pangan.  Hal ini tentunya sejalan dengan program pemerintah Kabupaten Jayapura,  melalui Dinas Pertanian Kabupaten Jayapura. 

“Terima kasih kepada Kelompok Tani Noken binaan Polsek Unurum Guay, yang sudah melakukan pembukaan lahan sekaligus panen raya hari ini,” kata David Zakaria, kepada media ini, Sabtu (5/11).

 Dia mengatakan, program ketahanan pangan yang dilakukan oleh pihak kepolisian ini sangat membantu masyarakat,  khususnya di tingkat kampung yang ada di wilayah Distrik Unurum Guay. Program ketahanan pangan ini diharapkan menjadi  lumbung pangan bagi masyarakat dalam mendukung ketersediaan pangan di masyarakat.  Adapun jenis pangan lokal yang ditanam dan dipanen dalam kegiatan itu berupa komoditas betatas, padi ladang, kacang tanah dan pisang seluas kurang lebih 2 hektar yang ditanami sejak 6 bulan lalu.

 Sementara itu,  Kapolsek Unurum Guay Iptu Usman Talib menyampaikan,  program ini  merupakan kegiatan rutin yang ditingkatkan oleh pihaknya dan pendampingan sudah berjalan 6 bulan lalu.

“Maka dari itu saya perintahkan Kanit Binmas untuk menggalang kelompok – kelompok tani yang ada di Wilayah Polsek Unurum Guay,  agar didampingi dalam proses penanaman serta kami beri bantuan bibit kepada mereka,”ungkapnya.

 Dia menambahkan,  tidak menutup kemungkinan kelompok – kelompok tani lainnya mampu menghasilkan komoditas – komoditas pangan unggul untuk dapat dipasarkan melalui badan usaha milik kampung (Bumkam)  yang terbentuk di masing – masing kampung yang dapat menjadi nilai jual. 

  ”Perlu peran serta Bhabinkamtibmas dalam mendukung kelompok – kelompok tani pada wilayah binaannya,  agar ke depan kelompok tani  dapat bersaing secara sehat untuk menghasilkan tanaman pangan yang dapat menunjang  kebutuhan ekonomi kelompok maupun keluarga,”tandasnya.(roy/ary)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: