Jaga Stabitas Harga Pangan Melalui Gerakan Pangan Murah

By

JAYAPURA – Guna menjaga stabilitas harga, khusus 10 komoditas pangan yang sering mengalami inflasi, Dinas Pertanian dan Pangan Provinsi Papua  mengadakan Gerakan Pangan Murah yang dilakukan di Toko Tani Indonesia Center (TTIC).

Kabid Ketahanan Pangan Dinas Pertanian dan Pangan Provinsi Papua, Luna V. Daimboa menjelaskan, kegiatan yang pihaknya lakukan ini merupakan tugas pokok dalam hal menjaga inflasi di Papua, khususnya untuk komoditi bahan pokok seperti halnya beras, gula pasir, tepung terigu, cabai rawit, daging ayam, telur dan sebagainya.

“Kami mengupayakan agar pangan lokal ini tidak menjadi bahan sumber protein tetapi juga dapat digunakan sebagai pengganti nasi, yang mana khusus di Papua sangat terkenal dengan sagunya, umbi-umbian dan komoditi lain,” terangnya.

Melalui program tersebut,  pihaknya juga ingin mengenalkan kepada masyarakat bahwa yang mengenyangkan bukan hanya nasi,  tapi ada pangan lokal yang dapat menggantikan nasi.

“Di TTIC sendiri ada berbagai produk yang kami sediakan yaitu telur lokal mulai dari harga Rp 55 ribu – Rp 56 ribu/rak, gula pasir Rp 12.500/kg, bawang merah Rp 39 ribu/kg, bawang putih Rp 36 ribu/kg, cabai rawit Rp 120 ribu/kg, dan berbagai komoditi pertanian lainnya,” terangnya.

Diakuinya, harga yang pihaknya sediakan lebih murah dari harga pasaran, karena harga tersebut merupakan harga langsung dari petani dan pihaknya tidak memungut keuntungan.

“Kami disini memberikan fasilitas berupa tempat jualan untuk mempromosikan hasil para petani lokal di Jayapura, yang mana mereka juga merupakan para petani binaan kami. Selain itu juga kami melibatkan para UKM di Jayapura yang mengelola pangan lokal seperti sagu dan juga umbi-umbian,” pungkasnya. (ana/ary)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: