Beranda Uncategorized Jalan Dibuat, Masyarakat Kampung Muram Sari Bergairah

Jalan Dibuat, Masyarakat Kampung Muram Sari Bergairah

0
Bupati  Merauke Frederikus Gebze didampingi Sekertaris Dinas PU  Romanus Sujatmiko, S.Sos dan Kepala Distrik Semangga Jimi Rorohmana, S.STP saat  membuka dan meratakan jalan dari Kampung  Muram Sari ke Kurik, sejauh 3 kilometer, Selasa (10/9).  (FOTO : Sulo/Cepos )

MERAUKE- Masyarakat Kampung Muram Sari, Distrik Semangga    Merauke menyampaikan  terima kasih   kepada  Pemerintah Kabupaten  Merauke yang  telah membuka  kembali jalan  sepanjang  3 km dari Kampung Muram Sari ke  Kali Kumbe. Sebab, dengan dibukanya kembali   jalan  ini, maka   akan meningkatkan ekonomi sekaligus memperpendek  waktu tempuh masyarakat saat  akan ke Kurik.   

 ‘’Mewakili masyarakat Kampung Muram Sari, kami  menyampaikan  terima kasih  atas dibukanya  kembali jalan sepanjang 3 kilometer ini,’’ kata Kepala Kampung Muram Sari, Waris kepada  bupati Merauke  Frederikus Gebze, SE, M.Si saat  membuka  jalan  ini ditandai dengan  sebuah alat berat yang  didatangkan  dan mulai membersihkan dan meratakan  jalan  tersebut, Selasa (10/9).  

    Sebenarnya, jalan ini  sudah  terbentuk  beberapa puluh tahun lalu. Namun   kembali ditumbuhi pohon karena   tidak dibersihkan.  Bupati Frederikus Gebze  menjelaskan bahwa pembukaan   jalan ini merupakan  permintaan  dari masyarakat  beberapa waktu  lalu. ‘’Dan hari ini, jika    jawab aspirasi masyarakat   tersebut,’’ tandasnya.   

   Menurut Bupati Frederikus Gebze, jika memungkinkan dalam APBD Perubahan 2019, maka  akan dianggarkan   untuk  penimbunan dengan menggunakan  selmat sehingga pada saat musim   hujan, jalan ini   tetap bisa  operasional. 

   Sementara  untuk  APBD induk 2020, jelas bupati akan diupayakan   untuk masuk   anggaran  untuk pengecoran  jalan.   ‘’Mudah-mudahan di APBD induk 2020, anggarannya bisa masuk   untuk pengecoran,’’ katanya. Ini karena menurut bupati, di tahun      2020  mendatang APBD 2020  pembiayaannya sangat ketat. Karena selain anggaran  akan tersedot  di PON XX di Papua,   juga karena  anggaran tersebut sebagian digunakan untuk  tahapan dan pelaksanaan  Pilkada  yang dimulai  tahun 2019 ini sampai 2020 mendatang. 

   Jika jalan  ini  selesai, maka akan menjadi  salah satu jalan alternatif masyarakat ketika akan ke Kurik. Sebab,    jika lewat  Kampung Muram Sari  ini, maka waktu yang dibutuhkan  menjadi  singkat karena   jalan dipangkas. ‘’Untuk jembatan, tentunya  bisa dibangun secara bertahap,’’ tandasnya.  (ulo/tri)  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here