Jalan Pasar Baru Youtefa Kotaraja Ambles

By

Kondisi jalan rusak di ruas kanan dan kiri jalan baru menuju pasar baru Youtefa Kotaraja, Perumahan BTN Skyland Kotaraja dan belakamg pasar Youtefa Abepura,  Rabu (11/5). (FOTO: Priyadi/Cepos)

JAYAPURA-Kondisi jalan baru menuju Pasar baru Youtefa Kotaraja dan BTN Skyland Kotaraja kini sudah mulai ambles akibat adanya pergerukan sedimen di sungai. Bagi pengendara yang melewati jalan itu harus lebih waspada dan hati-hati.

   Narsih, penjual sayur di pasar baru Youtefa Kotaraja mengakui, jalan rusak atau ambles di jalan masuk menuju pasar baru Youtefa Kotaraja dan menuju BTN Skyland Kotaraja sejatinya sudah lama terjadi, namun sampai saat ini belum ada perhatian dari pemerintah. 

   Jika dibiarkan, dikhawatirkan maka jalan yang ambles ini akan semakin parah dan bisa membahayakan keselamatan pengendara yang lewat, terlebih jika malam hari penerangan lampu jalan tidak nyala dan ditambah membawa mobil yang membawa barang berat tentu harus berhati-hati dan waspada.

  “Saya lihat jalan yang rusak dan ambles ini sudah lama, jika dibiarkan begini saja nanti tambah rusak parah, potensi kecelakaan juga besar jadi kami harap jalan yang sering dilewati harus diperbaiki,” pintanya.

   Hal senada juga dikatakan Eko, warga yang mengaku tinggal di belakang Pasar Youtefa Abepura.  Ia sendiri setiap hari melewati jalan itu dan ia selalu mengeluh karena setiap lewat jalan yang rusak ini harus hati-hati dan waspada karena tidak bisa bersamaan harus gantian, jadi jika banyak kendaraan yang lewat tentu harus rela antri satu persatu terlebih jika itu mobil.

   “Kami berharap jalan yang rusak segera diperbaiki karena ini jalan utama yang sering dilewati pedagang jika mau ke pasar baru youtefa kotaraja atau menuju Perumahan BTN Skyland dan Pasar Youtefa Abepura karena lebih dekat tidak harus mutar lebih jauh,”jelasnya.

   Sementara itu, Kepala Dinas PUP PKP Kota Jayapura Nofdi J Rampi saat dikonfirmasi wartawan Cenderawasih Pos mengungkapkan, jalan tersebut adalah tanggung jawab Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas PUPR, yang mana pengerjaan jalan ini dikerjakan tahun 2021 lalu. Sehingga dengan adanya kerusakan jalan tersebut tentu pihak provinsi harus bisa melihatnya dan membantu untuk memperbaikinya. (dil/tri)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: