Jangan Abaikan Masker, 44 Orang Sudah Dirawat, 3 Orang di ICU

By

Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura dr.Ni Nyoman Sri Antari, saat berbincang-bincang dengan ASN  DPMK Kota Jayapura, Kamis (18/8)kemarin. (FOTO: Priyadi/Cepos)

JAYAPURA- Kasus penyebaran Covid-19 di Kota Jayapura di Hari Rabu (17/8) , sudah ada 140 orang di rawat di rumah sakit dan rumah secara isolasi mandiri.

 Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura dr.Ni Nyoman Sri Antari, Kamis (18/8) kemarin mengatakan penyebaran Covid-19 sangat cepat, karena itu dalam menjaga dan memutus mata rantai penyebaran Covid -19 di Kota Jayapura diharapkan masyarakat bisa tetap menerapkan protokol kesehatan dimanapun berada harus selalu menggunakan masker baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan. 

 Dijelaskan, beberapa hari lalu banyak warga konsen dengan pelaksanaan HUT Ke-77 kemerdekaan RI Tingkat Kota Jayapura dengan membuat berbagai lomba dan memang petugas tidak sempat melaksanakan pemeriksaan rapid test namun penyebaran covid belum terlihat dari data yang ada, tapi pasca HUT ini nanti akan dilihat perkembangannya bagaimana, apakah ada meningkat atau tidak.

  Diakui, untuk prosentase yang periksa PCR  dari 306 orang, 127 yang positif atau 41 %, sedangkan dari 6.498 yang diperiksa rapid antigen 115 positif (1.77 %), kenapa presentase positif covid-19 melalui PCR tinggi karena dampak pasca libur banyak masyarakat mengabaikan protokol kesehatan kemudian ada yang sakit batuk pilek sudah parah baru diperiksakan dan banyak masyarakat kini sudah tidak mau memakai masker, kumpul dengan orang banyak sehingga ini yang memicu kenapa penyebaran Covid terus meningkat.

  Sri Antari menjelaskan, sudah ada tiga distrik zona merah di Kota Jayapura terus dilakukan tracing kontak, begitu kasus positif langsung dikirim ke Puskesmas dan Puskesmas melakukan tracing kontak. 

 Menurutnya, hari ini akan dilakukan rapat evaluasi nantinya akan ada keputusan dari Pj Walikota Jayapura apakah yang tiga distrik zona merah ini dilakukan pembatasan skala mikro hanya untuk daerah tiga distrik itu nanti akan diputuskan, karena ini juga dipikirkan dampak perekonomiannya.

 Untuk kelurahan yang zona merah selain Kelurahan Hamadi ada juga Kelurahan Tanjung Ria, Gurabesi, entrop dan Vim.

 Ditambahkan, untuk hunian pasien Covid-19 di rumah sakit juga sudah cukup naik, karena yang dirawat ada 44 orang, sedangkan kesediaan tempat tidur ada 179 bed jadi tingkat keterisian  tempat tidur di rumah sakit naik (BOR) 24.58% kenaikan dimulai dari bulan Agustus yang sebelumnya 0%, dan rumah sakit yang belum dihuni pasien Covid masih di Rumah Sakit Ramela, Distrik Muara Tami. 

  “Saat ini ada 3 pasien yang dirawat di ICU yakni 1 di RS Provita, 1 RS Dian Harapan dan 1 RSUD Jayapura. Sedangkan RO RT beberapa hari lalu 1.62% artinya 1 % bisa menularkan minimal 2 orang. Kami mengimbau kepada masyarakat saat ini yang terkena batuk pilek jangan menunggu parah, kalau parah kita agak sulit untuk menangani tapi kalau ringan dengan minum vitamin, berolahraga jadi saya rasa bisa mengurangi, dan tetap menerapkan protokol,” kesehatan,”pesannya.

 Selain itu, untuk penumpang kapal yang baru masuk juga telah dilakukan pemeriksaan rapid tes PCR secara acak namun untuk kasus positif belum terlalu besar hanya saja dipesan kepada penumpang kapal walaupun berada di dalam kapal tetap harus menggunakan masker supaya penyebaran Covid-19 tidak mudah.(dil/wen)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: