Jayapura Jadi Target Pengedaran Ganja dari PNG

By

JAYAPURA – Direktorat Polairud Polda Papua musnahkan barang bukti berupa Narkotika jenis ganja seberat1.413,8 kg di Dermaga Polair Polda Papua, Jumat (24/9).

 Direktur Reserse Narkoba Polda Papua Kombes Pol Alfian menerangkan, jayapura menjadi  target utama peredaran ganja dari Papua Nugini setiap tahun. Sebagaiamana, Jajaran Polda Papua berhasil menangkap 23 pengedar ganja asal negara tersebut dalam sembilan bulan terakhir. 

 Lanjutnya, adapun 23 pengedar ganja yang ditangkap sejak Januari hingga September masuk ke Papua melalui jalan tikus dan lima jalur pelayaran tradisonal di perbatasan Indonesia-Papua Nugini. “Rata-rata ganja yang dibawa oleh para pengedar ini hanya 1 hingga 5 kilogram. Mereka telah menyembunyikan puluhan kilogram ganja di sejumlah pulau-pulau kecil di Jayapura yang tidak berpenghuni,” jelasnya.

 Lanjutnya, pihaknya bersama jajaran Polair Polda akan memeriksa sejumlah pulau-pulau di wilayah Jayapura. Tujuannya untuk menemukan tempat persembunyian ganja para pengedar yang telah ditangkap ini. 

 “Kami telah menetapkan 23 pengedar ini sebagai tersangka. Mereka dijerat Pasal 111 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman pidana hukuman penjara 4 dan maksimal 12 tahun,” ucapnya.

 Sementara itu, Direktur Polairud Polda Papua Kombes Pol Kasmolan mengatakan, para pengedar melalui daerah perairan Jayapura telah memodifikasi sebuah tempat khusus di perahu untuk menyimpan ganja. 

 Adapun jajaran Polairud Polda Papua menangkap tiga warga yang menangkap 21 paket ganja pada (13/9) sekira pukul 04.00 WIT. Identitas ketiga pengedar ini adalah Nick, Johnson dan Patrick.  “Kami memusnahkan 3 kilogram ganja pada Jumat ini dari hasil penangkapan tiga warga PNG ini. Patroli untuk mencegah peredaran ganja melalui Perairan Jayapura,” terangnya.

 Dikatakan, kegiatan ini akan terus bersinambungan terhadap kasus-kasus yang kita tangani selama ini dan akan terus melaksanakan pengamanan di wilayah perairan. “Dalam rangka menciptakan daerah Kota Jayapura yang bersih dari peredaran Narkotika dan kondusif, sehingga tidak mempengaruhi kegiatan PON yang sedang diselengarakan pada saat ini,” pungkasnya. (fia/wen) 

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: