Beranda Merauke Hari Ini JGG: Jangan Hukum Kami dengan Putuskan Jaringan Internet

JGG: Jangan Hukum Kami dengan Putuskan Jaringan Internet

0
tokoh Selatan  Papua   Drs Johanes Gluba Gebze

MERAUKE-  Pembatasan  atau  pemutusan  jaringan  data internet yang dilakukan  oleh  pemerintah pusat  lewat  Kementrian  Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia  telah menyusahkan dan merugikan pihak. Sebab, tidak  hanya dari sisi komunikasi, namun juga  membuat  sejumlah usaha  kehilangan pendapatan diantara  ojek online. Terkait dengan   jaringan data internet yang  telah diputus selama 2 minggu tersebut, tokoh Selatan  Papua   Drs Johanes Gluba Gebze (JGG) angkat bicara. 

    Kepada  wartawan,  mantan bupati dua periode tersebut meminta pemerintah  pusat dalam hal Presiden Jokowi untuk segera memulihkan   jaringan data internet  yang telah diputus  tersebut.  

‘’Kami minta kepada Bapak Presiden Joko Widodo  untuk segera memulihkan  jaringan data  internet di Papua khususnya Kabupaten Merauke. Jangan  hukum  kami dengan putuskan jaringan   data internet  ini,’’ kata Johanes Gluba Gebze.  

    Menurut  Johanes Gluba Gebze yang juga akrab disapa JGG ini bahwa  Papua  sudah tertinggal dan dengan pemutusan  jaringan data  internet  tersebut maka Papua akan semakin tertinggal. 

‘’Kami bukan  pencetak hoax. Jangan terus dengan alasan hoax lalu kami dihukum. hanya  karena nila setitik merusak susu sebelaga. jangan karena itu. Tapi kita perlu pemerintah yang bijaksana   yang tidak menggunakan kekuasan untuk membasmi kebebasan rakyatnya dalam berkomunikasi. Kami  bukan butuh kekuasan seperti  itu. Tapi kami butuh kekuasaan yang ramah, kekuasaan yang arif  yang mampu   melihat, jangan membunuh tikus dengan menghancurkan  sawah hanya karena seekor tikus makan sebatang padi. Tetapi, lebih baik satu ekor tikus itu itu saja  yang   dibuang dan memberikan ruang dan menjadi beras yang kita makan,’’ katanya.   

  Ia pun meminta agar jaringan data internet yang telah diputus tersebut untuk segera  dipulihkan.  ‘’Karena kami bukan musuhmu. Tapi kami rakyatmu. Jangan hukum kami. Tuhan saja  tidak menghukum kami, mengapa pemerintah  tega menghukum kami dengan memotong akses internet  kami semua disini. Kami tidak butuh  kata-kata indah, tapi    yang kami butuhkan kapan  Kominfo menyambung akses internet  kembali,’’ tandasnya.  (ulo/tri)  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here