Josua Isir dan Ramai Rumakiek, Dua Talenta Yang Berpotensial

By

Bincang-bincang Dengan Pemain Muda Persipura Jayapura

Seperti apa tanggapan dua pemain muda Persipura Jayapura yang pada tahun ini dipercaya bergabung dengan skuat utama mengarungi AFC Cup dan Liga 1 Indonesia?

Berikut Laporan Erianto-Jakarta

Materi pemain tim Persipura Jayapura musim ini lebih banyak dihuni oleh para pemain muda. Sepertinya tim kebanggaan masyarakat Papua itu telah menyiapkan proyeksi jangka panjang. Bahkan, musim ini Persipura kembali mengorbitkan dua talenta muda potensial, Josua Isir dan Ramai Rumakiek.

Tak butuh waktu lama, kedua pemain tersebut langsung melejit. Keduanya menunjukan potensi luar biasa dalam beberapa laga uji coba yang sudah dilakoni Persipura. Kedua pemain tersebut sama-sama mengoleksi empat gol. Catatan tersebut terbilang menjanjikan sebagai ukuran pemain baru. Josua akan menjadi salah satu ujung tombang Mutiara Hitam musim ini, sementara Ramai akan diplot sebagai gelandang serang.

Sang juru taktik Persipura Jayapura, Jacksen F. Tiago, juga dengan terang-terangan menyebutkan jika kedua pemain mudanya itu memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi pemain hebat. Pelatih asal Brasil itu melihat, bahwa Josua dan Ramai sesuatu yang bisa menjadi aset Persipura kedepannya. Kini semua kembali kepada kedua pemain tersebut agar terus mau berkembang dan tidak cepat puas.

Sebagai pemain baru, tentu kedua pemain tersebut butuh tantangan untuk bisa nyetel dengan rekan-rekan setimnya. Bagaimana kesiapan Josua dan Ramai untuk bisa membantu Persipura di dua kompetisi elite yang berbeda, Piala AFC dan Liga 1 Indonesia 2021. Berikut hasil wawancara bersama Josua dan Ramai via zoom meeting, Kamis (10/6).

Perasaan bisa membela tim senior Persipura?

“Kalau saya sebagai pemain merasa bangga bisa bermain di tim (Persipura) kebanggaan masyarakat Papua, dan itu satu kehormatan buat saya bisa berpartisipasi dengan kakak senior juga. Kebanggaan bisa bermain dengan kakak yang punya banyak pengalaman seperti kakak Boci (Boaz), Ian Kabes, Ricardo Salampessy dan Tipa. Para kakak senior juga menambah wawasan kepada kami pemain muda,”

Apa target pribadi Josua bersama Persipura musim ini?

“Kalau saya sih, untuk target pribadi ya saya akan berusaha untuk bisa memberikan yang terbaik untuk tim kebanggaan Papua ini. Dan saya berharap, kedepannya saya bisa lebih baik lagi,”

Bagaimana awal cerita bisa bergabung dengan Persipura Jayapura?

“Awalnya dulu saya latihan sepakbola di SSB Batik sejak saya masih SD, kemudian saat saya masuk SMA gabung dengan PPLP Papua, setelah itu dari Diklat Papua kembali ke PS Cigombong Putra dan akhirnya mendapatkan kesempatan ikut trial dan masuk di tim Persipura,”

Penyakit pemain muda Papua selalu cepat puas dengan apa yang sudah dicapai, bagaimana dengan Josua?

“Semua kembali ke pribadi masing-masing, kalau mau berkembang ya harus terus bekerja keras dan memang harus tidak boleh cepat puas,”

Siapa pemain lokal dan pemain Internasional yang menjadi inspirasi dalam karir sepakbola Josua?

“Kalau untuk pemain dunia atau internasional ya Ricardo Kaka dari Brasil, dan kalau untuk pemain nasional tentu sudah pasti kakak Boaz Solossa,”

Seberapa besar pengaruh pemain senior dalam pengembangan karir sepakbola Josua?

“Bagi saya ya pengaruhnya sangat besar, kakak senior bisa memberikan kami motivasi, bisa memberikan masukan kepada saya khususnya, yang awalnya tidak tahu menjadi tahu. Kakak senior juga mengajarkan bermain bola yang simple,”

Pelajaran atau nasihat apa yang kerap disampaikan oleh pemain-pemain senior?

“Terutama soal disiplin, fokus latihan dan semangat terus, supaya pas pertandingan bisa tertanam terus untuk pertandingan,”

Apakah ada rencana untuk terus di Persipura seperti Boaz, kemudian jika ada tawaran dari klub lain, seperti klub luar negeri?

“Kalau untuk keluar negeri, jika ada kesempatan pasti akan keluar negeri, tapi kalau untuk pindah ke tim selevel Indonesia, tidak terlalu berpengaruh untuk keluar, karena Persipura sudah menjadi bagian rumah kita, harkat dan martabat kami anak-anak Papua,”

Sebagai anak asal Papua Barat, memilih perkuat Perseman atau Persipura?

“Kalau saya kembali semua kepada manajemen tim (Persipura), kalau disuruh turun ke bawa saya ikut, tapi kalau tim masih membutuhkan saya, saya tetap bertahan di tim Persipura Jayapura,”

Persipura baru saja melepas satu pemain muda karena indisipliner, bagaimana menyikapinya agar tidak ikut terseret?

“Kalau dari saya ya kembali kepada pribadi masing-masing agar bisa terhindar, dan bisa koreksi diri sendiri, agar teman yang kemarin tercoret bisa menjadi pelajaran buat kita yang masih muda, supaya bisa terhindar dari hal-hal seperti itu. Dan kami sebagai generasi akan berusaha untuk bisa lebih baik lagi,”

Bagaimana pandangan Josua terhadap pelatih kepala, Jacksen F. Tiago?

“Coach Jacksen orangnya tegas, disiplin dan mengajarkan kita bermain bola yang simple dan tidak susah, tidak menyusahkan diri kita di lapangan untuk bermain, simple dan lebih praktis,”

– Ramai Rumakiek –

Ramai Rumakiek

Bagaimana perasaan gabung Persipura, apakah siap bersaing dengan pemain senior?

“Perasaannya pasti bahagia dan senang bisa bergabung bersama tim kebanggaan masyarakat Papua. Pastinya siap bersaing, mau diturunkan atau tidak itu adalah sebuah keputusan dari coach Jacksen,”

Target bersama Persipura musim ini?

“Kalau target saya yang pertama itu adalah ingin menjadi bagian dari 11 pemain Persipura dulu, itu target awal saya,”

Apa arti Persipura bagi Ramai?

“Persipura bagi saya adalah jati diri saya dan kami semua masyarakat Papua,”

Awal mula Ramai suka sepakbola sejak kapan?

“Awal mulanya saya suka sepakbola karena di sekitaran lingkungan saya banyak sekali yang tertarik kepada sepakbola dan di situ saya termotivasi untuk bermain sepakbola,”

Siapa pemain panutan di Indonesia dan luar negeri?

“Kalau panutan saya di luar negeri adalah Philippe Coutinho karena menurut saya dia pemain yang cerdas. Kalau di dalam negeri atau di Indonesia menurut saya adalah kakak Boaz, Ian, Ricardo, Tipa dan kakak senior yang lain,”

Bagaimana perasaan sebagai generasi pemain muda Persipura. Apalagi disebut sebagai penerus Ian Kabes?

“Kalau saya pribadi tidak merasa terbebani, karena jika saya merasa terbeban, nanti bisa mengganggu dan grogi di lapangan sehingga jadi tidak maksimal,”

Apa Sih kelebihan dan kekurangan Ramai?

“Kalau kelebihan, saya belum bisa menilai diri saya sendiri. Tapi kalau kekurangan, pasti sudah dikasih tahu oleh coach dan official dan Kekurangan saya banyak,”

Apakah ada aturan khusus dari Jacksen?

“Coach telah sampaikan kalau kita main medsos dan telepon bisa tapi ada batasannya. Jangan sampai mengganggu jam tidur kita, aktifitas latihan, itu yang tidak boleh. Harus tetap profesional,”. (eri/gin).

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: