Jumat Kasus COVID-19 RI Bertambah 1.220 Orang Terbanyak DKI Jakarta

By

Ilustrasi-Petugas medis memeriksa kondisi pasien di ruang isolasi dalam Simulasi Penanganan Pasien Corona di Rumah Sakit Lavalette, Malang, Jawa Timur, Jumat (13/3/2020). ( FOTO: ANTARA/Ari Bowo Sucipto )

JAKARTA-Kementerian Kesehatan menyebutkan jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 pada Jumat bertambah 1.220 orang dengan provinsi yang menyumbang penambahan kasus terbanyak adalah DKI Jakarta sebanyak 686 kasus.

Siaran pers Kemenkes yang dikutip dari kantor berita Antara, Jumat (17/6), memperlihatkan Jawa Barat dan Banten menempati urutan kedua dan ketiga dengan penambahan 208 dan 129 kasus. Disusul Jawa Timur di posisi keempat dengan penambahan 62 kasus. Bali di posisi kelima dengan penambahan 45 kasus.

Kemenkes juga menyampaikan ada 28 provinsi yang mencatatkan penambahan kasus COVID-19 di bawah 10 kasus pada hari ini. Selain itu terdapat 11 provinsi yang tidak ada penambahan kasus COVID-19.

Kemudian jumlah pasien yang berhasil sembuh dari penularan COVID-19 di Tanah Air pada hari ini mencapai 556 pasien dengan jumlah pasien sembuh tertinggi disumbang DKI Jakarta dengan 288 pasien sembuh.

Banten di posisi kedua dengan 64 pasien sembuh. Jawa Barat dan Jawa Timur di posisi ketiga dan keempat dengan masing-masing 56 pasien sembuh. Papua di urutan kelima dengan mencatatkan 28 pasien sembuh.

Sementara jumlah pasien yang meninggal akibat penularan COVID-19 di Tanah Air hari ini tercatat ada 6 pasien yang masing-masing berasal dari Jawa Barat, Jawa Timur, D.I. Yogyakarta, Nusa Tenggara Timur, Lampung dan Bangka Belitung.

Secara nasional, jumlah kasus aktif naik sebanyak 658 kasus menjadi 7.326 kasus aktif.
Jumlah spesimen yang diperiksa pada hari ini ada sebanyak 75.605 spesimen dengan positivity rate sebesar 3,27 persen.

Kementerian Kesehatan RI juga melaporkan sebanyak 168.378.526 warga Indonesia telah mendapatkan dosis vaksin COVID-19 secara lengkap hingga Jumat. Siaran pers Kemenkes yang diterima di Jakarta, Jumat, menyebutkan jumlah warga yang menerima dua dosis vaksin itu mengalami penambahan sebanyak 126.731 orang.

Untuk jumlah penerima vaksin dosis pertama bertambah 95.152 orang sehingga kini menjadi 201.095.712 orang. Kemenkes juga menyebutkan penerima dosis vaksin ketiga bertambah sebanyak 423.157 orang sehingga sudah mencapai 48.693.149 orang. (Antara/nat)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: