Jurnalis Harus Miliki Pemahaman Gender

By
Pembukaan   pelatihan jusnalis berbasis  perspektif gender  di Merauke, Jumat (12/3)  ( FOTO: Sulo/Cepos) 

MERAUKE-Dalam rangka memberikan pemahaman  secara konstruktif tentang  gender  kepada  para wartawan  di Merauke, sedikitnya   25    wartawan dari  berbagai media mengikuti   pelatihan  berbasis  gender. 

  Project  Leader Dr. Nahria, S.Sos, M.Si  saat membuka  kegiatan   yang berlangsung selama 2 hari yang   dimulai  Kamis (12/3)  tersebut  mengungkapkan tujuan dari  kegiatan  ini, agar para  jurnalis  yang ada di Merauke mendapatkan pemahaman yang konfrehensif tentang bagaimana gender dikontsruksi secara sosial. 

  ‘’Kami juga ingin juga para jurnalis atau peserta mendapatkan pemetaan tentang  kebijakan-kebijakan  yang berkaitan dengan gender di Indonesia  kemudian dilanjutkan kemampuan para jurnalis dalam menempatkan issu-issu gender   yang ada di sekitar kita,’’  terangnya. 

  Selain   itu, kata Nahria, diharapkan    para jurnalis di Merauke  mampu menganalisis   berita-berita yang ditulis apakah sudah berpresfektif  gender atau sensitif gender  atau bias gender. ‘’Mungkin   selama ini sudah  pernah menulis  issu-issu gender  tapi mungkin belum menyadari apakah    yang  ditulis itu sudah sensitif atau  justru biasa gender,’’  jelasnya. 

  Kemampuan   yang terakhir  adalah  para peserta mampu  menulis berita yang betul-betul  punya  sensitif gender atau prespektif  gender   itu sendiri. (ulo/tri)  

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: