Kapolda : Ada Kelompok yang Sengaja Menjual Isu Papua

By

Api yang membara saat membakar bangunan Dukcapil di Oksibil Pegunungan Bintang pada Rabu (11/1) dini hari kemarin. Aksi ini diyakini dilakukan oleh KKB dari Pegubin. (Humas Polres Pegubin)

Giliran Kantor Dukcapil Pegubin Menyala

JAYAPURA – Aksi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Wilayah Pegunungan Bintang belum usai. Setelah sebelumnya membakar kantor Dinas P dan P dan gedung SMK N 1 Oksibil, kelompok yang disinyalir dilakukan oleh KKB Kodap XXXV Bintang Timur ini kembali membakar bangunan pemerintah. Yang dibuat menyala pada Rabu (11/1) adalah Kantor Dukcapil. 

 Ini terjadi sekira pukul 01.15 WIT bertempat di Kabiding Lokasi III Distrik Oksibil Kabupaten Pegunungan Bintang.  Kapolres Pegunungan bintang AKBP Moh. Dafi Bastomi menjelaskan bahwa pada pukul 01.15 WIT terlihat Kobaran api yang disertai letusan tembakan sebanyak 5 kali dari area Kantor Dukcapil Kabupaten Pegunungan Bintang.  

 Selanjutnya Personel Gabungan TNI/ POLRI bergerak mengamankan  masyarakat Pendatang dan Pribumi yang bermukim di sekitar Kantor Dukcapil ke Malolres Pegunungan Bintang sebanyak 73 orang. Aparat Gabungan TNI – POLRI melakukan respon ke TKP selanjutnya melakukan penyisiran di seputaran TKP dan pukul 03.15 WIT terlihat api telah padam.

Kapolres menambahkan untuk saat ini para masyarakat yang mengungsi di Mapolres Pegunungan bintang telah kembali kerumah masing- masing dan Personel Gabungan TNI / POLRI tetap melakukan Monitoring Situasi Kamtibmas di lokasi kejadian dan meningkatkan kewaspadaan. 

 “Kejadiannya sudah sekitar pukul 01.00 WIT jadi malam sekali dan mereka (KKB) langsung membakar. Ada dua kendaraan yang ikut terbakar namun untungnya tak ada korban  jiwa dari kejadian ini,” kata Dafi. “Ada 73 orang yang sempat dievakuasi tapi kini sudah kembali,” imbuhnya.

Sementara Kapolda Papua, Irjend Pol Mathius Fakhiri menyampaikan bahwa  yang dilakukan KKB di Pegunungan Bintang tak ada kaitannya dengan kedatang kapolri maupun panglima TNI. 

 Aksi ini sengaja dilakukan  untuk menunjukkan eksistensi dengan memanfaatkan isu Papua demi kepentingan pribadi. Hal tersebut kata Kapolda biasa dilakukan oleh juru bicara TPN OPM Sebby Sembom yang terus menerus menjual isu Papua. “Itu hanya untuk kepentingan mereka. Kelompok yang datang mengacau ke kota Oksibil yang ujung – ujungnya dilakukan pemerasan, pembunuhan maupun pemerkosaan,” kata Kapolda dalam zoom meetingnya kemarin.

 Karenanya ia menyatakan akan menangani KKB ini secara serius  dan  terukur. “Saya mau katakana stop menjual isu Papua  seolah – olah Papua tidak damai. Padahal ini sengaja dilakukan  untuk mendapatkan keuntungan disitu,” tutup Kapolda.(Ade)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: