Kapolres: Jauh-Jauh Hari Kita Sudah Siap Perang Terhadap Teroris 

By

MERAUKE-Aksi bom bunuh diri yang dilakukan oleh teroris di depan Katedral Makassar pada Minggu (28/3) membuat seluruh aparat keamanan baik TNI dan Polri meningkatkan kewaspadaan adanya aksi susulan. Terutama dalam  menghadapi  pekan suci dan paskah bagi Umat Kristiani di Indonesia.

   Terkait  dengan itu, Kapolres Merauke AKBP Ir. Untung Sangaji, M.Hum didampingi Wakapolres Merauke Kompol Leonardo Yoga, SIK kepada wartawan di Merauke mengungkapkan bahwa jauh-jauh hari sebelumnya, bahkan sebelum Natal 2020 lalu pihaknya sudah siap untuk persiapan perang terhadap teroris dan kejahatan apapun.

  Kapolres menjelaskan bahwa jika Natal 2020 lalu, semua personel diturunkan mengamankan Natal  maka untuk paskah  tahun ini  untuk personel yang beragama Kristen wajib ikuti ibadah  paskah di gereja. “Sementara  yang beragama Islam wajib mobile dengan sistem intelejen kita  namun dengan silent operation,” katanya.

   Kapolres menjelaskan, bahwa dengan peristiwa  bom bunuh diri yang dilakukan teroris di depan Katedral Makassar tersebut alat deteksi  yang dirinya miliki, kembali dia hidupkan.   Sementara pemasangan  kamera di CCTV di sejumlah titik, hingga sekarang ini belum  terpasang.

   “Ya, mudah-mudahan dipercepat oleh bupati. Selama ini CCTV dipasang oleh Polisi. Maaf ya. Itu bukan domain kita. Hanya karena kita merasa penting untuk melihat masyarakat, sehingga  CCTV itu kita pasang. Cuma yang  beberapa titik yang kita mintakan ke pemerintah daerah untuk bisa segera dipasang. Kalau tidak, kita polisi akan pasang,” tandas.

   Kapolres menjelaskan bahwa  pemasangan kamera CCTV tersebut tidak bisa ditawar-tawar lagi. Apalagi dalam waktu dekat  ini   PON akan segera digelar di Papua  dan terlebih di Merauke.  “PON harus aman dan presiden bisa lihat dar jauh. Kalaupun datang, itu keistimewaan.Tapi bisa dikontrol dari jauh,” tambahnya. (ulo/tri)   

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: