Kapolres: Tidak Ada Eforia Pergantian Tahun!

By

Kembang Api Diizinkan, Petasan Dilarang  

MERAUKE-Kapolres Merauke AKBP. Ir Untung Sangaji, M.Hum mengajak masyarakat untuk tidak melakukan euforia dalam menyambut pergantian tahun baru 2021/2022. “Kita mengimbau masyarakat tidak euforia dalam menyambut pergantian tahun baru,” kata Kapolres Untung Sangaji kepada Cenderawasih Pos,  Rabu (29/12), kemarin.

   Kapolres juga menjelaskan bahwa untuk pergantian tahun baru tidak ada izin untuk kumpul-kumpul bareng. Namun kumpul dengan keluarga diperbolehkan. “Kumpul secara terbatas diperbolehkan, dalam arti kumpul dengan keluarga, istri dan anak dibolehkan. Tapi kumpul dengan orang banyak yang  tidak diperkenankan, karena kita masih dalam pandemi Covid. Apalagi, kita  saat ini mewaspadai adanya varian baru Omicron,” terangnya.

    Kapolres juga mengimbau masyarakat saat pergantian tahun baru untuk di rumah saja. Namun jika harus kumpul di luar maka yang harus diperhatikan izin terbatas. “Jangan lebih dari 5 orang. Kalau lebih dari 5 orang atau terjadi kerumuman orang, maka kita akan bubarkan. Harus patuhi prokes juga,” jelasnya.

   Soal kembang api, Kapolres menjelaskan bahwa masih diizinkan untuk dijual. Namun  yang tidak diperbolehkan adalah petasan. Karena petasan dapat membahayakan keselamatan orang lain.  

   “Kalau ada yang jual petasan maka akan kita sita. Kemarin saya sempat keliling di sekitar Toko Dua dan menemukan petasan yang kecil-kecil. Saya langsung amankan dan musnahkan,” jelasnya. 

  Bahkan, kata Kapolres, apabila ada yang masih tetap menjual petasan tersebut maka penjualnya bisa ditahan karena menggangu ketertiban  umum. “Nanti habis tahun baru  baru kita  bicara dengan Kasat karena ada UU-nya. Kalau di atas 200 gram tidak boleh karena itu teroris. Ini menyangkut keamanan dan keselamatan banyak pihak. Tidak hanya keamanan tapi keselamatan,” tambahnya. (ulo/tri)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: