Beranda UTAMA PAPUA Kehadiran 5 Polres Baru Bukan Untuk Buat Masalah

Kehadiran 5 Polres Baru Bukan Untuk Buat Masalah

0
SUMPAH JANJI: Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw saat memimpin upacara serah terima jabatan dan pelantikan 5 Kapolres di Aula Mapolda Papua, Rabu (18/12). (FOTO: Elfira/Cepos)

JAYAPURA-Pesan khusus disampaikan Kapolda Papua, Irjen Pol. Paulus Waterpauw kepada  lima Kapolres yang baru saja dilantik bersamaan dengan upacara serah terima jabatan di Aula Mapolda Papua, Rabu (18/12).

“Kehadiran  lima Polres yang baru bukan untuk membuat masalah. Melainkan kehadiran Kapolres untuk mendukung semua langkah dan kebijakan pemerintah di daerah setempat,” ucap Kapolda Paulus Waterpauw.

Dirinya meminta kepada Kapolres Pejabat sementara agar langsung bersinergi dengan pemerintah setempat. Mereka diminta perkenalkan diri kepada masyarakat dan pemerintah  setempat serta membantu pemerintah dan melayani masyarkat dari sisi  tugas kepolisian.

“Harus memiliki inisiatif dan proaktif. Jangan menunggu petunjuk tetapi lakukan inovasi  di wilayah kerja masing-masing. Kita bekerja untuk menjawab harapan masyarakat itu sendiri,” pintanya.

Kapolda juga mengingatkan agar Kapolres mengecek anggota serta blusukan dan sentuh langsung tokoh-tokoh yang ada di daerah tersebut.

Diakuinya, 5 Polres baru ini kekuatannya belum maksimal. Namun jauh lebih baik dari pada Polsek atau pos. Sebab bisa membantu pemerintah dalam kebijakannya dalam membangun masyarakat.

“Yang terpenting menjaga, mengamankan, melindungi  dan mengayomi masyarakat setempat,”  tandasnya.

Terkait dengan personel, Waterpauw mengaku sudah menyiapkan. Namun diakuinya tidak sesuai dengan  DSPnya rilnya. Dimana 1/3 kekuatan yang disiapkan untuk menempati polres tersebut, rata-rata personelnya hampir  40 hingga 50 anggota.

“Dengan demikian daerah-daerah rawan sudah memiliki Polres. Tinggal Kabupaten Dogiyai yang belum  memiliki Polres. Semoga dalam waktu cepat bisa disetujui oleh pimpinan,” terangnya.

Untuk pembangunan Polres, mengikuti anggaran. Namun yang terpenting adalah pemerintah daerah membantu menyediakn fasilitas tempat tinggal untuk para anggota dan perwiranya. “Soal nanti berkantor di mana tidak jadi masalah,  yang penting mereka bertempat tinggal dulu,” ucap Kapolda.

Sementara itu, Kepala Kesbang Kabupaten Intan Jaya Otneal  Warwe mengaku dengan adanya Polres Inan Jaya merupakan kado Natal di tahun 2019  untuk masyarakat di Intan Jaya.

“Kami akan sambut Kapolres dengan suka cita. Sebab kehadiran Polres sudah lama kami inginkan,” katanya.

Di tempat yang sama, Sekretaris Daerah Kabupaten Nduga, Namias Gwijange mengaku kehadiran Polres membantu pemerintah dalam menjalankan tugas-tugas  pemerintahan  serta pelayanan  kepada masyarakat yang ada di Nduga.

“Kami sudah beberapa kali meminta Polda Papua untuk segera membangun Polres Nduga dan baru dipenuhi,” ucapnya.

Dikatakan, dengan adanya Polres maka ada penambahana personel untuk bisa membantu pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Tidak seperti selama ini hanya datangkan anggota sebentar  lalu ditarik lagi, melainkan ada anggota tetap dengan adanya Polres ini.

“Menyangkut tempat kerja Kapolres. kami akan sesuaikan dengan fasilitas yang ada di  sana. Menyangkut  rumah, kantor tempat kerja dan juga pelayanan di sana akan kami sesuaikan dengan kondisi yang ada,” katanya.

Sementara itu,  upacara Serah Terima Jabatan dan pelantikan berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/3229/XII/2019, ST/3231/XII/2019, ST/3232/XII/2019, dan ST/3234/XII/2019 tanggal 6 Desember 2019, dipimpin langsung Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw.

Kombes Pol Ricko Taruna Mauruh yang sebelumnya menjabat Dir Binmas Polda Papua menduduki jabatan baru sebagai Direktur Reskrimsus Polda Papua. Direktur Binmas Polda Papua akan dijabat oleh Kombes Pol Mohammad Nasihin, yang sebelumnya menajabat sebagai Dir Binmas Polda Maluku Utara. 

Selanjutnya Kombes Pol Putu Putera Sadana, yang sebelumnya menjabat sebagai Dir Krimsus Polda Papua mendapat jabatan baru sebagai Kabidjemen Ditakademi Akpol Lemdiklat Polri.

Kombes Pol Jermias Rontini yang sebelumnya menjabat Dansat Brimob Polda Papua akan menduduki jabatan baru sebagai Analisa Kebijakan Madya Bidang Brigade Mobil Korbrimob Polri dalam rangka Pendidikan Sekolah Staf dan Pimpinan Tingkat Tinggi Polri Tahun 2020. 

Jermias Rontini digantikan oleh Kombes Pol Godhelp Cornelis Mansnembra yang sebelumnya menjabat sebagai Dansat Brimob Polda Papua Barat.

Kombes Pol Jannus Parlindungan Siregar yang sebelumnya menjabat Kabid Propam Polda Papua akan menduduki jabatan baru sebagai  Analisa Kebijakan Madya Bidang Provos Divporpam Polri dalam rangka Pendidikan Sekolah Staf dan Pimpinan Tingkat Tinggi Polri Tahun 2020. Posisinya digantikan AKBP Fernando Sanches Napitupulu,  yang sebelumnya menjabat sebagai Wadir Reskrimum Polda Papua.

AKBP Sony Sanjaya, yang sebelumnya menjabat sebagai Wadansat Brimob Polda Papua akan menduduki jabatan baru sebagai Dansat Brimob Polda Sulawesi Tengah. AKBP Moh. Darodjat Daimboa, yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit II Dit Resnarkoba Polda Papua akan menduduki jabatan baru sebagai PS. Kapolres Nduga. 

AKBP Dicky Hermansyah Saragih, yang sebelumnya menjabat sebagai Kakorsis SPN Polda Papua akan menduduki jabatan baru sebagai PS. Kapolres Puncak.

AKBP Bambang Budianto, yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubbid Wabprof Bid Propam Polda Papua akan menduduki jabatan baru sebagai PS. Kapolres Deiyai dan  AKBP Juli Karre Pongbala, S.Pd Pamen Polda Papua (LO Kabupaten Intan Jaya) akan menduduki jabatan baru sebagai PS. Kapolres Intan Jaya. AKBP Rahmat Kaharuddin, SH yang sebelumnya menjabat sebagai Kabbag Jarlat SPN Polda Papua akan menduduki jabatan baru sebagai PS. Kapolres Yalimo. (fia/nat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here