Kejahatan Saling Terkait, Razia dan Patroli Diintensifkan

By

WAMENA-Kapolres Jayawijaya AKBP Dominggus Rumaropen, SSos, MM mengaku masih intensif dalam melakukan razia, khususnya kendaraan bermotor, Miras oplosan dan senjata tajam yang sering dibawa tidak pada tempatnya. Hal ini dilakukan untuk terus menekan tindak kriminal di Jayawijaya karena saling berkaitan.

   Menurut Kapolres, kasus kejahatan yang terjadi di Wamena ini saling berkaitan antara satu dengan yang lain, yang mana diawali dengan miras dan membawa sajam akan melakukan tindak kekerasan seperti pencurian atau perampasan motor.

  “Dari pencurian motor ini akan berkembang lagi karena motor curian atau hasil perampasan, akan digunakan untuk melakukan jambret lagi, sehingga kita coba tekan dengan terus melakukan razia di sejumlah titik dalam Kota Wamena,” ungkapnya Kamis (25/3) kemarin.

  Menurutnya, razia yang dilakukan ini tidak terputus juga diselingi dengan patroli peleton atau patroli dengan jumlah anggota yang banyak, serta hunting dari Sat reskrim untuk melihat kendaraan yang mencurigakan melintas di jalan itu yang akan dilakukan pemeriksaan  sehingga tidak ada yang luput.

  “Hasil anev kita menunjukan kalau angka kriminal ini tinggi di pencurian kendaraan bermotor oleh karena itu tindakan seperti ini terus dilakukan agar bisa mempersempit ruang gerak dari para pelaku kejahatan,”jelas Rumaropen.

  Ia juga menyatakan saling berkaitan antara satu kejahatan dengan kejahatan yang lain ini sepertinya sudah berlangsung lama. Contohnya, seperti miras lokal jenis CT fermentasi ragi, meskipun kepolisian terus menangkap pembuatnya, tetapi tetap masih ada yang menjual dengan sembunyi-sembunyi. Sebab permintaan akan miras di pasaran tinggi seakan sudah menjadi kebutuhan pokok.

  “Beberapa kasus kekerasan yang terjadi beberapa waktu lalu juga semua karena miras, sehingga miras ini jadi pemicu awal tindak kejahatan yang saling berkaitan, dari miras bisa menganiaya, dari miras bisa lakukan perampasan, dari miras bisa lakukan pencurian motor dan lain-lain,”beber Kapolres

   Kata Rumaropen, Aparat Polres Jayawijayan sudah bekerja secara maksimal meminta isi berbagai kejahatan dan perdagangan miras, namun tetap masih membutuhkan bantuan masyarakat yang merasakan dampak dari miras agar bisa memberitahukan tempat pembuatan dan penjualan. (jo/tri)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: