Keluhkan Jadwal Kompetisi yang Belum Keluar

By

Ricky Nelson (FOTO: Erik/Cepos)

JAYAPURA-Juru taktik Persipura Jayapura, Ricky Nelson mengaku persiapan mereka sangat terganggu dengan jadwal kompetisi yang belum begitu jelas. Meski operator kompetisi sudah menetapkan kick off pada 27 Agustus mendatang.

Dengan jadwal dan format kompetisi yang belum jelas, pelatih kelahiran Kupang itu mengatakan tidak bisa membuat perencanaan yang matang. Sementara kick off tinggal menyisakan waktu dua pekan lagi.

Diketahui, dalam manajer meeting beberapa hari lalu, operator kompetisi baru menetapkan waktu kick off pada 27 Agustus. SementAra draf jadwal atau format kompetisi dikembalikan kepada pihak PSSI untuk menetapkan, apakah Liga 2 akan dibagi dalam dua wilayah atau tiga wilayah.

Apalagi menurut Ricky, federasi dan operator liga harusnya sudah menetapkan jadwal kompetisi jauh-jauh hari, agar setiap kontestan bisa melakukan persiapan dengan matang. Sehingga kompetisi Liga 2 bisa berjalan dengan pertandingan yang berkualitas.

“Kami sudah sampaikan juga dalam manajer meeting, LIB harusnya bulan Juli sudah memberikan jadwal dan pembagian grup,” ungkap Ricky Nelson kepada Cenderawasih Pos ketika ditemui di Stadion Lukas Enembe, Rabu (10/8).

“Dan sekarang kita tidak tahu perencanaan mau terbang ke mana atau kita segrup dengan siapa. Semua ini masih gelap, dan berpengaruh pada persiapan tim,” sambungnya.

Jadwal dan pembagian grup yang belum jelas, juga akan berdampak pada penyiapan anggaran tim. Pasalnya, menurut Ricky, klub harusnya mengetahui format kompetisi untuk menyiapkan anggaran yang dibutuhkan.

“Saya bicara dengan Pak Manajer dengan kira-kira saja. Karena jadwal belum ada dan grup belum ada. Walaupun tanggal kick off sudah ada, dan seharusnya dibarengi dengan draf jadwal dan pembagian grup sehingga pelatih menyiapkan program latihan juga,” tambahnya.

Kemudian terkait dengan pembagian grup dengan versi dua wilayah dan tiga wilayah, pelatih berusia 42 tahun itu mengaku tidak ada masalah. Persipura menurutnya tetap siap jika nantinya Liga 2 dibagi dalam dua atau tiga wilayah.

“Mau dua atau tiga kita tidak ada masalah. Tapi jika ditanya untuk memilih, saya memilih tiga wilayah. Jujur untuk menghemat anggaran, realistisnya untuk wilayah Papua ya tiga wilayah,” pungkasnya. (eri/nat)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: