Kembali Pimpin Perbakin, Johny Banua Ingatkan Jangan Jadi Koboi

By

Ketua Perbakin terpilih, Johny Banua Rouw (berdiri) ketika menyampaikan visinya d hadapan pimpinan sidang usai terpilih dalam Musprov ke VII Perbakin Papua di Hotel Home, Tanah Hitam, Jumat (3/6).  (FOTO: Gamel Cepos)

JAYAPURA – Hasil Musyawarah Provinsi ke VII Persatuan Menembak Sasaran dan Berburu Seluruh Indonesia (Perbakin) Papua akhirnya kembali menetapkan nama Johny Banua Rouw sebagai Ketua Perbakin Papua persiode 2022-2026. Penetapan ini disaksikan langsung oleh Sekretaris PB Perbakin, Henry Oka. Penetapan dilakukan setelah seluruh pengurus cabang satu suara menyetujui Johny Banua untuk kembali memimpin. Dalam sidang yang dipimpinan, Jefri Abel, Steven Abrahan selaku Wakil Ketua dan  Karman selaku Sekretaris semua pengurus  menyetujui nama Johny Banua  meski yang bersangkutan tidak pernah mendaftarkan diri. 

 Dari keputusan ini rapat pleno akhirnya menetapkan untuk  selanjutnya menjadwalkan agenda pelantikan. Johny sendiri menanggapi datar hasil pemilihan tersebut sebab ia ingin ada wajah baru yang bisa meneruskan program Perbakin saat ini.  “Saya brfikir untuk menghadirkan banyak orang untuk meneruskan apa yang sudah dikerjakan bersama. Saya tidak bisa  langsung menerima karena harus dikonsultasikan dengan PB Perbalik,” jelas Johny di Hotel Home, Tanah Hitam, Jumat (3/6). Apalagi menurutnya  ia sudah memimpin selama empat periode. Meski menerima putusan ini ia menyatakan akan mengkonsultasikan lebih dulu.

 Disini Johny lantas menyampaikan bahwa tantangan Perbakin ke depan tidak mudah. Persaingan ke depan akan sangat ketat sebab banyak Perbakin menyiapkan pelatih bagus. Lalu ada pelatih hebat dari luar negeri yang siap melatih seluruh anggota Perbakin di Indonesia, tinggal apakah dari Papua siap dan mau mengembangkan diri. Namun disini  pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPR Papua ini menyatakan jika disahkan oleh PB Perbakin maka dua hal yang akan dilakukan. Pertama menertibkan administrasi yang dimulai dengan melakukan pengecekan  Kartau Tanda Anggota (KTA) agar  tidak ada yang merasa jagoan apalagi menjadi koboy di tengah kota. 

 “Cukup insiden Nabire yang akhirnya menganggu kita semua,” singgungnya. “Saya juga ingin membawa organisasi ini menjadi Perbakin yang modern dan berprestasi,” tutupnya. Sementara hasil Musprov lainya adalah merubah logo Perbakin Papua menjadi lebih menarik. “Itu satu keputusan, logo harus dirubah dan ada Cenderawasihnya,” ujar Jefri Abel. Sekjend PB Perbakin, Henru Oka menambahkan bahwa pihaknya menyerahkan semua proses pemilihan ke pengurus daerah dan sudah ada hasilnya. PB kata Henry tentu akan menyetujui apalagi Johny disebut mampu membawa Perbakin berprestasi. “Waktu PON kami sudah melihat jadi kami ikut mendukung,” singkat Oka. (ade/wen)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: