Kembalikan Persyaratan Pendaftaran, Anto Kaize Diantar Secara Adat

By
Mantan Ketua KPU Merauke Anton Kaize yang menggunakan  atribut  perang adat Marind saat menyerahkan berkas pendaftaran ke PDI-Perjuangan Kabupaten  Merauke, Senin (16/9). Anton  Kaize menyatakan   siap bertarung maju pada Pilkada  2020 mendatang.  ( FOTO : Sulo/Cepos )

MERAUKE-   Mantan Ketua KPU Kabupaten Merauke Antonius Kasimirus  Kaize menyatakan secara resmi  maju sebagai salah satu bakal   calon bupati Merauke  periode 2021-2026 dengan mendaftarkan diri    Partai  PDI-Perjuangan  yang telah membuka pendaftaran  bagi para bakal calon bupati.  

  Saat mengembalikan   syarat pendaftaran ke Sekretariat  PDI-Perjuangan Kabupaten Merauke, Senin (16/9), anton Kaize diantar   para pendukungnya secara  adat. 

 Ditemui seusai menyerahkan berkas pendaftaran    tersebut, Antonius Kaize   mengatakan bahwa  dirinya siap   maju bertarung pada Pilkada 2020 mendatang. 

‘’Kepada sahabatku orang Merauke, para petani,  para nelayan, para buruh, PNS , swasta lainnya. Hari ini,   saya Antonius Kaize menegaskan sikap politik saya bahwa saya  dengan tegas mengatakan saya siap maju  bertarung Pilkada  2020,’’ tandas  Antonius Kaize.  

  Dirinya, kata Anton siap  untuk bertanding dan mengikuti proses Pilkada. ‘’Kami  percaya, PDI-P adalah partai besar. Partai professional, partainya wong cilik     akan bekerja secara profesional mengikuti  konstitusi  hukum positif  maupun anggaran dasar  rumah tangga. Harapan dan doa kami, semoga PDI-P menjadi milik kami. Kami percaya, sikap mereka akan membuat    partai  itu menjadi besar dan hari ini  kami datang secara  resmi menyampaikan  bahwa  kami siap mengikuti pertarungan  pemilihan  bupati dan wakil bupati  2020,’’ jelasnya.

  Anton menjelaskan bahwa  dirinya yang datang diantar secara adat  tersebut telah memberinya dukungan moril, spirit dan doa. ‘’Kami semua datang dengan suka cita memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa dan memohon izin  kepada  leluhur tanah ini membawa niat  kami   kepada partai PDI-Perjuangan,’’ katanya.  

   Anton juga menjelaskan bahwa dirinya  mengunakan atribut perang saat mendaftar  tersebut sebagai tanda siap untuk berlomba dengan saudara lain uuntuik mengikuti   proses Pilkada.   Soal siapa yang  akan mendampingi  sebagai    wakil bupati  nanti, Anton mengaku  nantinya akan  diumumkan setelah  resmi mendapat  perahu sesuai dengan persyaratan. (ulo/tri)   

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: