Kepala Sekolah Dituntut Jalankan Tugas Pokoknya Secara Benar

By

Pelatihan kepala sekolah tentang kepemimpinan dan managerial sekolah tingkat Kabupaten Jayawijaya yang diselenggarakan oleh WVI berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya, Jumat, (17/6). (FOTO: Denny/ Cepos )

WAMENA—Wahana Visi Indonesia (WVI) dipercayakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia untuk melaksanakan Program Organisasi Penggerak (POP) secara masif untuk meningkatkan kualitas guru dan kepala sekolah berdasarkan model pelatihan yang sudah terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas dan hasil pembelajaran siswa. 

National Project Manager POP WVI, Mian Panjaitan melalui releasenya menyatakan, POP adalah program yang dibuat oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi dalam payung merdeka belajar, tujuannya untuk mendorong hadirnya sekolah penggerak dan melakukan transformasi yang berkelanjutan dengan melibatkan peran serta organisasi. 

“POP berupaya meningkatkan kemampuan profesional para pendidik dalam meningkatkan pembelajaran dan hasil belajar dari peserta didik,” ungkapnya, Jumat (17/6), kemarin.

Menurutnya, dalam implementasi POP Kemendikbud, Riset dan Teknologi melibatkan Ormas, khususnya yang bergerak di bidang pendidikan secara umum, ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pendidik dan tenaga pendidikan dengan melibatkan Ormas pendidikan.

“Salah satu organisasi yang lolos rangkaian seleksi program POP yaitu WVI yang merupakan organisasi kemanusiaan Kristen yang hadir melayani dan berkolaborasi dalam pemberdayaan anak, keluarga dan masyarakat yang paling dekat dengan pengembangan masyarakat,”jelasnya.

Ia juga menyatakan, WVI dipercaya untuk menerima dukungan pemerintah melalui program POP guna membuat program untuk meningkatkan kualitas guru, kepala sekolah dan tenaga pendidik untuk meningkatkan hasil belajar siswa.

Secara terpisah, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya, Bambang Budiandoyo menyatakan, program pemerintah soal organisasi penggerak ini sebagai bagian dari program merdeka belajar, sehingga untuk Kabupaten Jayawijaya, pemerintah pusat mempercayakan kepada teman -teman dari WVI yang berkolaborasi dengan dinas pendidikan menggelar program penguatan masalah literasi, numerasi dan pendidikan karakter.

“Untuk saat ini dilakukan pelatihan penguatan untuk kepala sekolah dalam aspek kepempimpinan dan managerial, kami berharap dengan adanya pelatihan ini, materi yang diberikan dapat membantu kepala sekolah dalam merencanakan apa yang menjadi program sekolah,”bebernya.

Pihaknya berharap, kepala sekolah yang mengikuti kegiatan ini selama dua hari dapat memperoleh hasil yang sesuai dengan harapan yaitu melakukan tugas pokoknya secara benar, baik tugas sebagai manager di sekolah, pengembangan kewirausahaan di sekolah, maupun tugas sebagai supervisior di sekolahnya,”jelasnya.

Ia juga menambahkan, pelatihan ini bertujuan untuk pengembangan sekolah, menciptakan lingkungan sekolah yang baik, nyaman, siswa dapat belajar dengan baik, juga dapat menciptakan proses pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, artinya kepala sekolah berkewajiban mengarahkan gurunya untuk setiap pembelajaran fokusnya kepada anak didik.

“Contoh bukan guru bicara sendiri, anaknya tetap diam, justru anak sering berbuat dan guru lebih banyak diam, sehingga pembelajaran yang terpusat pada anak didik itu dapat terlaksana,” tutupnya. (jo/tho)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: