Kerja Ekstra di 9 Laga Tersisa

By

JAYAPURA – Pasukan Mutiara Hitam julukan Persipura Jayapura kembali menelan kekalahan telak 0-3 dari Persib Bandung dalam lanjutan kompetisi Liga 1 pekan ke-26 yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar Bali, Jumat (18/2).
Tiga gol Persib tercipta dari bola mati yang dieksekusi oleh Marc Klok pada menit 8′. Kemudian brace dari Beckham Putra Nugraha di menit 46′ dan 66′.
Kemenangan ini mendongkrak posisi Persib ke posisi ketiga, menggeser Bhayangkara FC yang juga memiliki 50 poin. Kemudian bagi Persipura, kekalahan ini kian membuat mereka terperosok di zona degradasi dengan 22 poin.
Secara permainan, Persipura sebenarnya tampil begitu spartan dan menciptakan beberapa peluang emas. Hanya saja, kiper Persib Bandung, Teja Paku Alam tampil begitu gemilang dengan mematahkan beberapa peluang dari panji Merah Hitam.
Hasil ini juga kian memperpanjang rekor buruk Persipura saat bersua dengan Maung Bandung julukan Persib Bandung. Persipura dalam 9 pertemuan terakhir tidak mampu mengatasi permainan Persib Bandung.
Kekalahan ini membuat Persipura harus kerja ekstra di 9 laga sisa jika tidak ingin turun kasta. Apalagi tim kebanggaan masyarakat Papua itu masih ditunggu laga berat lainnya. Seperti Bali United, Borneo FC, Madura United dan Bhayangkara FC.
Juru taktik Persipura Jayapura, Angel Alfredo Vera mengaku timnya sudah bermain bagus dan menciptakan beberapa peluang. Namun sayang, penyelesaian akhir kembali menjadi penyebab kekalahan tim empat gelar juara liga Indonesia itu.
“Saya lihat mereka (Persib) memanfaatkan momen dimana mereka bisa cetak gol pada babak pertama melalui bola mati dan terlalu cepat. Dan babak kedua gol lagi dengan waktu cepat. Walaupun kita berusaha dan babak pertama kita banyak peluang bola tidak mau masuk, kita tetap semangat dan fokus untuk pertandingan berikut,” ungkap Alfredo kepada awak media dalam post match press conference Persipura usai pertandingan.
Ia juga mengaku masih optimis bisa keluar dari zona degradasi dengan 9 laga sisa. “Kita harus tetap percaya, masih ada sisa 9 pertandingan dan apa saja bisa terjadi, dan saya datang tim (Persipura) dalam posisi ini (zona degradasi) dan kita bisa keluar, dan dengan 9 pertandingan ini kita bisa dapat banyak poin yang perlu kita bisa keluar dari posisi ini,” ujar Alfredo.
Pelatih asal Argentina itu juga menyebutkan badai Covid-19 membuat mereka tidak bisa tampil maksimal dalam beberapa pertandingan terakhir. Termasuk dalam laga ini, Persipura kembali kehilangan Yevhen Bokhashvili, Takuya Matsunaga, Brian Fatari dan Elisa Basna.
“Sebelum pertandingan ada beberapa pemain yang kena Covid-19. Sehingga mereka tidak bisa hadir dalam pertandingan ini. Tapi kita harus melupakan pertandingan ini dan fokus untuk pertandingan berikutnya untuk bisa dapat tiga poin,” tegas Alfredo.
Kemudian pemain Persipura, Muhammad Tahir juga mengaku timnya sudah berjuang dengan sangat baik, namun mereka kurang beruntung karena beberapa peluang emas yang mereka miliki tidak bisa berbuah gol.
“Kami harus mengakui kekalahan, kami dapat banyak peluang tapi mungkin bukan rezeki kami dan kedepannya kami akan memanfaatkan itu dengan baik lagi dan tampil lebih baik,” pungkas Tahir.
Sementara itu, pelatih kepala Persib Bandung, Robert Rene Alberts menegaskan bahwa mereka memang sangat pantas untuk memenangkan pertandingan tersebut dan membuka kans mereka dalam perburuan gelar juara.
“Kita pantas untuk memenangkan pertandingan ini, pemain dalam mental yang sangat bagus dan mereka tunjukan itu dalam pertandingan. Babak pertama kita banyak melakukan final touch yang tidak berhasil dan akhirnya kita bisa mencetak dua gol babak pertama, dan babak kedua ketika ada peluang lagi kita cetak gol lagi untuk unggul tiga gol,” tutup pelatih asal Belanda itu. (eri/nat)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: