Ketua dan Anggota DPR Bukan Piaraan Bupati

By

SENTANI-Puluhan warga korban bencana banjir bandang di Sentani kembali mendatangi kantor DPRD Kabupaten Jayapura untuk menyampaikan aspirasi mereka terkait tuntutan pembentukan Pansus di DPR kabupaten Jayapura terkait dengan penggunaan dana bencana di Kabupaten Jayapura. Aksi ini merupakan yang kedua dilakukan oleh warga itu, setelah sepekan sebelumnya mendatangi kantor DPR untuk menyampaikan aspirasi yang sama.
Para pendemo ini, datang dengan melakukan longmarch dari lapangan apel kantor bupati Jayapura, menuju kantor DPR Kabupaten Jayapura. Mereka membawa serta dua spanduk besar dan sejumlah pamflet yang berisi tulisan kritikan kepada pemerintah termasuk tuntutan soal pembentukan pansus.
Dari sekian banyak pamflet itu, salah satu pamflet itu, bertuliskan, “Ketua DPR dan Anggota Bukan Piaraan Bupati,” demikian bunyi tulisan pamflet itu.
Kritikan pedas itu, dilayangkan ke DPR karena dianggap belum mewujudkan aspirasi mereka terkait pembentukan pansus yang mereka istilahkan Pansus kemanusiaan.
Salah satu orator aksi, Boy Ibo menilai DPR tidak menjalankan perannya untuk menyerap aspirasi masyarakat.
“Kami berteriak, karena wakil kami tidak berteriak,”pekiknya dalam orasi itu.
Ibo juga turut menyoroti, pernyataan ketua DPR Klemens Hamo, yang menyebut pansus dana bencana tidak terlalu urgen untuk dibentuk saat ini.
“Sudah dua tahun dana hibah belum digunakan, dana hibah dibagi-bagi, banyak korban karena, apakah itu tidak urgen. Penambahan lima kursi itu urgen kha. Pansus adalalah harga diri, kembalikan marwah DPR,
Ini adalah kejahatan kemanusiaan, uangnya disimpan lama,” tambahnya.(roy).

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: