Kinerja Fintech Lending di Papua Tumbuh Signifikan

By

JAYAPURA- Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Papua da Papua Barat Adolf Fictor Tunggul Simanjuntak mengungkapkan, sampai 8 September 2021, total jumlah penyelenggara fintech peer-to-peer lending atau fintech lending yang terdaftar dan berizin di OJK sebanyak 107 perusahaan.

 ”Kinerja Fintech P2P Lending di Provinsi Papua menorehkan pertumbuhan yang signifikan. Baik dari sisi capaian intermediasi keuangan maupun jumlah rekening lender dan borrower. Jumlah dana yang dikumpulkan dari lender pada posisi Juli 2021 Rp 4,94 miliar (72% ytd) dan jumlah dana yang disalurkan kepada borrower sebesar Rp27,55 miliar (84,98% ytd),”ungkapnya,  Jumat (17/9) kemarin.

 Pencapaian tersebut tidak lepas dari peningkatan jumlah rekening lender dan borrower di Provinsi Papua yang tumbuh masing-masing sebesar 81% dan 58,39%.

 Dari awal tahun hingga tanggal 16 September 2021, Kantor OJK Provinsi Papua dan Papua Barat telah menerima 41 pengaduan terkait Fintech P2P Lending.  Oleh karena itu Adolf mengimbau masyarakat untuk selalu menggunakan jasa penyelenggara fintech lending yang sudah terdaftar/berizin dari OJK.(dil/ary)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: