Korban Debt Collector Ilegal Bertambah 

By

MERAUKE- Dua debt collector ilegal yakni A dan M  yang telah ditetapkan  oleh Penyidik Reserse Kriminal Polres Merauke sebagai  tersangka menjalani penahanan  sejak Jumat (19/3). ‘’Kedua  tersangka sudah kita tahan selama 20 hari kedepan,” kata Kapolres Merauke AKBP Ir Untung Sangaji, M.Hum melalui  Kasat Reskrim  AKP Agus F. Pombos, SIK didmapingi Kaur Bin Ops  Reskrim Ipda  J. Sitanggang  ditemui, Senin (22/3).

   Kasat Reskrim mengungkapkan bahwa selain  laporan yang Polisi yang sudah disampaikan korban dari   SP 9 Tanah Miring, Merauke tersebut, masih ada   sejumlah korban lainnya yang akan  membuat laporan  polisi. Sehingga nantinya, kedua tersangka  akan menjalani proses hukum secara  beruntun.

  “Karena  lokus dan deliknya  berbeda, apalagi  korbannya juga berbeda, maka nantinya  kedua tersangka  ini jika sudah menjalani proses yang sementara kita tangani ini maka akan berlanjut lagi  dengan proses  hukum dengan korban  lainnya,” kata  Kasat Reskrim.

    Dijelaskan bahwa  sebagian  korban sudah membuat pengaduan dengan pelaku yang sama. “Nanti mereka akan membuat  laporan  polisinya sehingga  setiap laporan polisi  tersebut akan kita proses,” tandasnya.

    Kedua tersangka tersebut menarik kendaraan yang jatuh tempo dari  para debiturnya, sementara  kedua tersangka tidak memiliki sertifikat secara debt collector. Sementara  kendaraan roda empat maupun enam  yang dikredit tersebut  rata-rata dari pulau Jawa   khususnya dari Surabaya.  (ulo/tri)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: