Kunker Presiden, Penjualan Miras Ditutup

By

MERAUKE-Dalam rangka menciptakan rasa aman di masyarakat  selama kunjungan Presiden Joko Widodo  ke Merauke, Pemerintah Kabupaten Merauke melakukan  penutupan penjualan beralkohol berizin  atau Miras pabrikan sementara. 

   “Rencananya besok,  untuk penjualan minuman beralkohol  berizin akan kita tutup sementara. Kita akan   buat surat edaran kepada para penjualan minuman keras  tersebut,’’ kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Merauke  Elias Refra, S.Sos, MM  saat dihubungi media ini, kemarin.   

   Penutupan penjulan minuman beralkohol  ini akan berlaku selama kurang lebih 2 hari. “Sabtu sore setelah presiden take off  dari Merauke ke Sorong  sudah bisa buka lagi,” jelasnya.

   Selama PPKM Level 4 berlangsung selama kurang lebih 2 minggu selama ini, tidak ada penutupan penjualan  minuman keras. Yang ada, kata  Elias Refra, adalah penutupan aktivitas tempat hiburan malam (THM). “Yang ditutup itu  adalah tempat hiburan malam, karena dikhawatirkan akan   dapat menimbulkan kerumuman,” katanya. 

  Terkait dengan adanya kebijakan pelonggaran sejumlah aktivitas ekonomi, kata Elias Refra, dirinya mengusulkan ke bupati agar THM jika memungkinkan untuk mulai dibuka juga. Sebab menurutnya, jika penjualan  minuman keras pabrikan tersebut tetap dibuka maka orang akan minum di jalan sehingga dampaknya orang akan ke jalan mabuk-mabukan.  

   “Kalau memang mau ditutup ya tutup semua. Termasuk penjualan minuman keras pabrikan supaya enak. Kita tidak pusing. Tapi kalau minuman  beralkoholnya tetap buka sementara tempat minumannya ditutup, maka itu juga menjadi persoalan,” tandasnya. (ulo/tri)    

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: