Larang Jenazah Covid-19 Diambil, RSUD Wamena Dirusak

By

WAMENA – Pemda Jayawijaya memastikan akan melakukan koordinasi dengan aparat TNI / Polri agar bisa ditempatkan di RSUD Wamena untuk melakukan pengamanan disana. Hal ini   lantaran sering kali terjadi jenazah pasien Covid -19  diambil paksa  oleh pihak keluarga dan kalau tak diizinkan maka fasilitas RSUD Wamena selalu dirusak karena amukan warga.

  Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE, Msi mengaku pengambilan paksa jenazah pasien  Covid-19 yang meninggal dunia di RSUD Wamena, sudah beberapa kali terjadi. Bahkan fasilitas RSUD Wamena juga harus dirusak, lantaran menolak pasien yang meninggal dimakamkan sesuai dengan Protokol Covid -19.  

  “Kami tim Covid -19 akan melakukan koordinasi dengan TNI/ Polri supaya bisa secara bersama kita tekan penularan virus ini, dengan melakukan pengamanan di RSUD Wamena, agar jika ada pasien yang meninggal karena Covid -19 harus benar -benar protapnya yang kita lakukan,” ungkapnya Sabtu (7/8) kemarin.

  Seperti yang terjadi jumat malam, lanjut Bupati, ada pasien Covid-19 yang meninggal di RSUD Wamena dan pihak keluarga memaksa harus dibawa pulang, sampai mengamuk dan merusak beberapa fasilitas yang ada di RSUD Wamena. 

  Menurutnya, menyikapi hal seperti ini mungkin perlu mengantisipasi bersama dengan pihak keamanan yang ada, sehingga hal -hal seperti ini tidak terulang dan juga bisa mengikuti Prosedur dari Penanganan Covid -19 yang dikeluarkan tim kesehatan. “Masalah -masalah seperti ini yang mungkin harus kita antisipasi bersama, agar bisa menekan virus ini untuk tidak terus berkembang di Jayawijaya,”jelasnya.

   Sementara itu dari data yang dihimpun dari Tim Satgas Covid -19 Jayawijaya, angka pasien Covid Jayawijaya masih belum stabil, dimana meskipun ada sedikit penurunan pada jumat (6/8) kemarin hingga mencapai 397, pada sabtu (7/8) kemabali terjadi kenaikan hingga mencapai 400 pasien lagi. Ironisnya jumlah pasien meninggal juga   bertambah mencapai 22 orang. (jo/tri)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: