Logistik dan BBM Sulit Masuk

By

Pemalangan di Elelim Sudah Melanggar Kesepakatan  

WAMENA-Dandim 1702/ Jayawijaya Letkol. Inf Arif Budi Situmeang, SIP mengungkapkan bahwa pemalangan yang dilakukan di Yalimo untuk kali kedua ini, sudah mulai menyalahi aturan yang telah disepakati sendiri oleh masyarakat. Pasalnya dari hasil koordinasi disepakati, meski  dipalang namun  kebutuhan logistik seperti bahan makanan dan BBM harus masuk untuk PLN dan lainnya, namun kali tak diizinkan masuk.

  Menurut Dandim, saat ini masyarakat sudah kembali melakukan pemalangan, dengan melakukan penumpukan tanah dan menempatkan alat berat menutup jalan masuk dari Wamena menuju Elelim dan tak mengizinkan logistik bama dan BBM masuk.

  “Untuk pemalangan yang dilakukan di Elelim ini sudah menyalahi atau melanggar kesepakatan yang dibuat sendiri, sebelumnya mereka sepakat meskipun dipalang logistik bama dan BBM bisa masuk kesana khususnya BBM untuk PLN tapi ini sudah tak bisa,”ungkap Dandim Letkol Arif kepada Cenderawasih Pos via selulernya, Rabu (4/8) kemarin.

  Kalau keadaannya sudah seperti ini, lanjut Dandmi, maka untuk tindak lanjutnya masih dicari jalan keluarnya. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Erdi Dabi dan ia berjanji akan kembali ke Elelim dulu.

  “Kalau beliau sudah ada di Elelim kita akan ajak ke lokasi pemalangan dan melakukan koordinasi dengan masyarakat yang melakukan pemalangan itu, kemungkinan dalam minggu ini sudah akan ke Elelim. Sebab dalam komunikasi terakhir yang dilakukan beliau masih di Jayapura,” jelasnya.

  Ia menyatakan kesepakatan yang dibuat itu berdasarkan dari hasil koordinasi dengan masyarakat usai membuka palang beberapa waktu lalu mengeluarkan para sopir yang terjebak, namun sayangnya kesepakatan yang dibuat sendiri ini tidak berjalan dengan baik.

  “Dari aksi ini, kita akan melakukan koordinasi lagi dengan masyarakat untuk tetap membuka akses bagi masuknya logistik bama dan BBM ke daerah itu, jangan sampai timbul masalah lain karena logistik bama dan BBM yang tak bisa masuk kesana,”bebernya.

  Ia mengharapkan dari hasil koordinasi nanti masyarakat yang melakukan pemalangan bisa untuk kembali membuka akses untuk masuknya logistik dan BBM ke Elelim Kabupaten Yalimo  sehingga masyarakat tidak mengalami kekurangan disana.

  “Kita harap kalau sudah ada koordinasi yang baik mungkin warga bisa kembali pada komitmen yang sudah disepakati bersama beberapa waktu lalu,”harapnya.

   Secara terpisah General Manager  UP3 PLN Wamena  Robert Mofu dalam pesan singkatnya via WhatsApp kepada Cenderawasih pos, mengakui jika memang ada pemalangan   di Elelim dan untuk pasokan BBM agak sulit, namun sejak kemarin pasokan BBM ke PLTD Elelim kini sudah bisa masuk kesana.

  “Memang ada pemalangan, namun untuk pasokan BBM kemarin kini sudah bisa untuk masuk ke Yalimo sehingga pembangkit disana bisa dioperasikan lagi,”tutupnya. (jo/tri)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: