Beranda OLAHRAGA Luciano di Ujung Tanduk

Luciano di Ujung Tanduk

0
Luciano Leandro
BERI INSTRUKSI: Pelatih Persipura, Luciano Leandro saat memberikan isntruksi kepada anak asuhnya dipinggir lapangan saat Persipura menghadapi Semen Padang dalam lanjutan Shopee Liga 1 di Stadion Mandala Jayapura, Jumat (28/6) sore kemarin. ( FOTO : Erik/Cepos)

JAYAPURA-Hingga partai kelima, Persipura Jayapura belum mampu meraih kemenangan. Dua kali kalah dan tiga kali seri. Terakhir mereka ditahan imbang tamunya Semen Padang 1-1 di Stadion Mandala Jayapura, Jumat (28/6) sore kemarin.

Gol tim tamu dicetak melalui Agung Prasetyo pada menit 40’, dan gol Persipura dicetak lewat stopernya Andre Ribeiro pada menit 53’. Dengan hasil ini menempatkan Persipura diperingkat 15 klasemen dengan 3 poin.

Imbasanya, sang juru taktik Luciano Gomes Leandro menjadi bulan-bulanan publik. Mantan arsitek PSM Makassar itu dinilai belum mampu mengembalikan performa anak-anak Mutiara Hitam julukan Persipura.

Musim 2019 juga menjadi catatan buruk Persipura pada lima tahun terakhir. Pasalnya, ini kali pertama Persipura belum mampu meraih kemenangan pada lima laga awal saat terakhir menjuarai sepak bola kasta tertinggi tanah air.

Dua laga kandang Persipura diawal musim juga menggambarkan Stadion Mandala tak lagi menjadi angker bagi tim tamu. Dua laga kandang hanya mampu diraih dengan hasil imbang.

Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano menegaskan bahwa mereka tidak akan lama-lama dengan situasi sulit ini. Dirinya akan melakukan evaluasi, termasuk status jabatan Lucinao sebagai nahkoda Boaz Solossa dan kawan-kawan.

“Lima pertandingan kita belum meraih kemenangan, kita masih tertatih-tatih. Saya akan panggil jajaran manajemen dan pemain untuk rapat evaluasi dan keputusan soal pelatih,” ungkap BTM kepada Cenderawasih Pos saat dihubungi via telepon selulernya usai pertandingan.

Menurutnya, evaluasi juga tak hanya soal pelatih. Namun juga mengenai materi pemain yang mereka miliki. BTM menilai, jika kondisi sulit tim saat tidak sepenuhnya berada di tangan pelatih. Namun juga mengenai pemain mereka yang dianggap tampil jauh dari ekspektasi.

“Selain pelatih saya juga akan evaluasi pemain, kenapa bisa begini. Beberapa pertandingan kemarin kita bisa unggul dibabak pertama tapi dibabak kedua kita kewalahan dan berakhir imbang serta kalah. Kami akan evaluasi mana yang menjadi kelemahan kita. Apakah di belakang, tengah atau depan,” tegasnya.

“Tapi kalau untuk pemain kita akan lakukan saat putaran kedua. Karena saat ini kita tidak bisa mengambil pemain dari luar, tunggu putaran kedua,” sambungnya.

Namun BTM belum bisa membeberkan soal calon pengganti Luciano jika memang benar-benar harus berpisah dengan Persipura di tengah jalan.

“Soal itu belum ada, karena kita harus rapat dulu. Mungkin dalam dua hari ke depan kita sudah putuskan mengenai ststus pelatih. Karena saya sudah janji bahwa jika tidak bisa meraih kemenangan di kandang maka saya akan lakukan evaluasi,” jelasnya.

Hal senada disampaikan Asisten Manajer Persipura Jayapura, Ridwan Bento Madubun. Mantan wartawan itu mengucapkan bahwa mereka berharap timnya bisa meraih kemenangan dalam laga tersebut untuk bisa bangkit dari fase sulit yang kini menimpa tim empat gelar juara itu.

“Kita berharap bisa menang, tapi sayangnya tidak sesuai dengan harapan. Tetapi apapun itu, kita akan tunggu sampai hasil keputusan rapat manajemen. Rapat ini bukan hanya saja soal Luciano tapi juga ada hal-hal lain,” katanya.


DUEL: Gelandang muda Persipura Gunansar Mandowen berduel dengan pemain Semen Padang asal Papua Boas Atururi dalam laga lanjutan Shopee Liga 1 di Stadion Mandala Jayapura, Jumat (28/6) sore kemarin. ( FOTO : Erik/Cepos)

Sementara itu, pelatih kepala Persipura Jayapura, Luciano Gomes Leandro mengatakan bahwa timnya sudah berjuang maksimal pada setiap laga. Namun keberuntungan belum menghampiri timnya.

“Semua pemain betul-betul kerja keras untuk dapat tiga poin di kandang dan kita memang sedih dengan hasil imbang. Tapi kita harus berterima kasih dengan semua pemain yang sudah bekerja keras dan terima kasih untuk suporter. Hasil memang tidak seperti yang kita inginkan. Tapi saya selalu bilang saya bukan orang yang lemah dan saya tetap bekerja dan harus kuat,” bebernya.

Luciano juga menjelaskan mengenai strategi yang ia gunakan dengan selalu memainkan Mamadou Samassa sebagai striker murni. Padahal striker jangkung itu dinilai belum dalam kondisi yang prima.

“Kita harus kerja sama dan kita kerja satu tim. Kita tidak bisa salahkan satu orang saja. Sebab yang kita tahu waktu latihan Samassa terus berusaha untuk bisa cepat adaptasi dan pulih. Saya melihat Samassa pemain yang profesional dan saya pikir dia bisa membantu dalam menyerang,” ucapnya.

“Kita juga hari ini tidak punya Marinus. Jadi kita pasang Samassa dan kita yakin kita punya pemain cepat yang bisa bantu suplai bola ke dia, Makanya kita masih tahan dia,” sambungnya.

Pencetak satu-satunya gol Persipura, Andre Ribeiro menegaskan bahwa ia bersama dengan rekan-rekannya sudah berjuang maksimal untuk bisa memberikan kemenangan. 

“Gol lawan memang gol yang tidak bisa terjadi dan itu kesalahan kita sendiri. Dan kita juga ada respon setelah menyamakan kedudukan untuk kita bisa menangkan pertandingan, dan hasil ini bukan yang kami inginkan,” bebernya.

Di tempat yang sama, pelatih kepala Semen Padang, Syafrianto Rusli sangat mengapresiasi perjuangan pemainnya yang mampu meraih satu poin.

“Saya sangat mengapresiasi dengan kerja keras pemain saya untuk berjuang dan mengontrol cara main yang sudah di konsep dengan baik, alhamdulilah kami bisa menekan dan juga bisa meredam dari lini depan persipura di babak pertama dan kedua,” ujarnya.

Menurutnya, ini akan menjadi awal kebangkitan timnya untuk menatap laga-laga berikutnya.

Penjaga gawang Semen Padang, Teja Paku Alam menambahkan bahwa mereka bisa menahan imbang Persipura karena mereka berhasil menjalankan instruksi pelatih dengan baik.

“Kami dari pemain alhamdulilah bisa dapat poin dan kita tahu Persipura tidak menyerah, dan kita berhasil ikuti instruksi pelatih dan mudah mudahan bisa mendapatkan kemenangan perdana di laga home nanti,” tandasnya. (eri/nat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here