Majelis Hakim PN Merauke Tolak Gugatan Penggugat

By

Terkait Gugatan Perdata Antara Marga Toap dan Marga Ninggan  

MERAUKE – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Merauke menolak gugatan sengketa tanah adat yang melibatkan marga Toap dan Marga Ninggan. Putusan gugatan perdata itu dibacakan dalam sidang lanjutan yang di gelar Senin (20/9) sore. 

   “Gugatan dari penggugat tidak dapat diterima karena formalitas gugatan dinilai majelis  tidak memenuhi syarat formalitas menurut hukum  terkait batas dan luas obyek sengketa tidak jelas,” kata Wakil Ketua Pengadilan Negeri Merauke Ari Gunawan, SH, MH, ditemui wartawan, di Pengadilan Negeri Merauke, Selasa (21/9), kemarin.

   Ari Gunawan menjelaskan,  sengketa tanah adat ini antara marga Toap dengan Marga Ninggan. Dimana tanah adat dari Toam dikuasai atau diklaim bahkan sudah ada dipindahtangankan oleh pihak Marga Ninggan ke pihak ketiga. “Perkara ini mulai disidangkan sejak bulan April 2021 kemudian dimediasi tapi tidak menemui titik terang atau tidak ada perdamaian sehingga sidang dilanjutkan,” kata Ari. 

   Kemudian dilakukan pemeriksaan saksi, pembuktian dan  pemeriksaan setempat terhadap obyek sengketa.”Lalu sebelum putusan dibacakan, majelis hakim kembali menanyakan apakah sudah ada hasil perdamaian tapi ternyata tidak ada, sehingga majelis hakim memutuskan. Dan dalam putusannya menyatakan gugatan tidak dapat diterima,” jelasnya. 

   Putusan ini, lanjut Ari Gunawan belum memeriksa pembuktian para pihak. Baru sebatas memeriksa formalitas gugatannya apakah memenuhi syarat atau tidak. Majelis Hakim juga kata Ari, juga menyatakan menolak eksepsi dari para tergugat. Karena itu, lanjut Ari Gunawan diberi waktu selama 7 hari untuk menerima, banding atau mengajukan gugatan baru ke pengadilan yang berwenang mengadili. 

  Sementara itu, Kuasa Hukum Penggugat Yohanes Toap,  Betsi Imkotta, SH mengaku tidak puas dengan putusan Majelis Hakim PN Merauke tersebut. Pasalnya,   putusan itu tidak memenangkan penggugat dan juga tergugat. Betsi Imkotta mengaku pihaknya masih pikir-pikir apakah mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi atau gugatan baru ke Pengadilan Negeri Merauke. (ulo/tri)  

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: