Mama Perajin Sovenir Minta Diberi Ruang Dalam PON

By

JAYAPURA – Anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) Pokja Perempuan, Maria Rofek  berharap momentum Pekan Olahraga Nasional (PON) bisa memberikan manfaat ekonomi bagi Orang Asli Papua (OAP). Ia meyakini bahwa banyak perempuan OAP yang mampu melakukan sesuatu yang lebih untuk menyambut PON dalam hal kerajinan tangan. Ia meminta ini ikut diperhatikan dan diberikan ruang untuk dipromosikan. Maria meminta  pemerintah ikut melirik apa yang sudah dilakukan mengingat ini menjadi bagian dari ekonomi kreatif yang memang harus disuport. 

 Sebagai keterwakilan perempuan Wilayah Tabi, ia bersama dua rekannya Nurlince Wamuar dan Natalia Kalo mencoba menyambangi pasar tempat dimana mama  – mama Papua mengembangkan dunia ekonomi kreatif. “Kemarin kami mendatangi Pasar Rakyat Perempuan Port Numbay Holtekamp Distrik Muara Tami guna melihat secara langsung kondisi dan persoalan di lapangan dan banyak yang datang dengan membawa berbagai hasil kerajinan tangan yang saya pikir sangat menarik,” kata Maria, Rabu (23/6).  Ia menyampaikan, sebagai lembaga kultur orang asli Papua tugas mereka adalah memproteksi serta mengangkat nilai nilai budaya dan adat istiadat Papua guna mendatangkan nilai ekonomis bagi masyarakat. 

 “Data yang  kami lihat dilapangan mama Papua saat ini mereka  punya kerajinan aksesoris noken itu  belum  terdaftar di panitia  PON. Untuk itu kami akan mengusahakan agar hasil kerajinan tangan mereka  bisa mendapatkan peluang pasar dalam moment PON,”  jelas Maria. Ia menambahkan bahwa pihaknya tengah mengagendakan Agustus mendatang akan melakukan pameran hasil kreasi kerajinan tangan dari mama – mama Papua dan disini pihaknya akan mengundang Panitia PON XX melihat langsung serta membantu mencarikan peluang. “Ini agar mama – mama ini tidak menjadi penonton di negerinya sendiri mereka juga bisa merasakan dampak ekonomi dari perhelatan PON di Papua walaupun sedikit,” tutupnya. (ade/wen)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: