Manius Wenda: Kita Butuh Kepala Sekolah yang Kreatif untuk Membangun Sekolah

By

Kepala Bidang Ketenagaan DP2AD Provinsi Papua, Manius Wenda, SPd, MSi saat menyerahkan SK kepada kepala sekolah yang baru dilakukan serah terima, disaksikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya Natalis Mumpu, S.Sos, Rabu, (15/6), kemarin. ( FOTO: Denny/ Cepos )

WAMENA—Guna mewujudkan sekolah SMA/ SMK yang dapat membangun kreatifitas Sumber Daya Manusia (SDM), Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah (DP2AD) Provinsi Papua melakukan pergantian dan serah terima jabatan kepala sekolah SMA/ SMK di Kabupaten Jayawijaya, Lanny Jaya, Yahukimo dan Tolikara.

Kepala Bidang Ketenagaan DP2AD Provinsi Papua, Manius Wenda, SPd, M.Si menyatakan, serah terima jabatan kepala sekolah yang dilakukan di Wamena ini karena ada beberapa kepala sekolah yang dievaluasi. 

“Sebagian besar mereka adalah pelaksana tugas sementara dengan nota dinas karena menggantikan kepala sekolah yang lama karena pensiun maupun berhalangan tetap, yang baru kami lantik dari Kabupaten Jayawijaya, Lanny Jaya, Yahukimo dan Tolikara,” ungkapnya Rabu (15/6) kemarin. 

Dalam pelantikan itu, kata Manius, pihaknya sudah memberikan SK dan serah terima, sehingga harapkan kepala sekolah yang baru dilantik ini dapat menggerakan semua SMA/SMk di Lapago lebih maju, terutama yang ditekankan kepada SMK, sebab di Lapago ini punya potensi yang melimpah seperti pertanian, peternakan, pariwisata dan lainnya. 

“Kita perlu lakukan terobosan baru di sekolah untuk membentuk pola pikir siswa sejak dini, sehingga jika mereka lulus, mereka tidak berpikir untuk menjadi ASN saja, artinya kita harus membentuk karakter mereka dari SMA/SMK agar wawasan mereka terbuka dan bisa terjun di bidang lain seperti berwirausaha untuk menggali potensi alam yang ada di Lapago,” katanya.

Untuk mendukung kreatifitas SMA/SMK di Lapago, lanjut Kabid Ketenagaan DP2AD Provinsi Papua, dukungan yang diberikan salah satunya melakukan evaluasi kepada kepala sekolah, karena kepala sekolah adalah pemimpin untuk menggerakkan semua di sekolah, baik dari segi finansial, SDM dan semua yang ada dalam sekolah. 

“Kalau kepala sekolahnya tidak kreatif dan inofatif, ini sangat susah, guru sebagus apapun yang ditempatkan kalau dipimpin oleh kepada sekolah yang kurang kreatif, susah, kita butuh kepala sekolah yang punya semangat kreatif untuk membangun sekolah,” bebernya.

Menurutnya, pelantikan dan serah terima jabatan kepada sekolah untuk di 4 kabupaten di Lapago ini, intinya agar mampu mempersiapkan generasi yang mandiri, kreatif dalam berwirausaha dan tidak hanya menjadi ASN dan lain sebagainya, tetapi mampu melihat peluang untuk dikembangkan.

“Kita coba menggali inovasi dari sekolah dengan adanya kepala sekolah yang baru ini, agar sekolah dan siswanya lebih berkembang,”jelasnya.

Ia juga menambahkan, pelantikan ini dimulai 25 Mei di Jayapura oleh Sekda Provinsi Papua, di mana ada 106 kepala sekolah seluruh Papua yang diroling, dari jumlah itu, 80 persennya adalah Plt. 

“Kami tidak melakukan evaluasi secara keseluruhan untuk SMA/ SMK yang berjumlah 365, hanya 20 persen saja yang dievaluasi dan melakukan mutasi karena ini merupakan hal yang biasa,” tutupnya. (jo/tho)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: