Masih Tunggu Rekomendasi Gubernur dan MRP

By
Hendrikus Eben Gebze ( FOTO : Sulo/Cepos )

MERAUKE – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat  Papua  (DPRP) Hendrikus Eben Gebze mengungkapkan bahwa aspirasi yang disampaikan  oleh masyarakat Adat Kabupaten Merauke  terkait adanya kursi kursi khusus  di DPRD Kabupaten/kota di seluruh Papua, suratnya sudah sampai di Biro Umum Sekda  Provinsi Papua dan MRP  untuk mendapatkan rekomendasi dari Gubernur dan MRP  untuk selanjutnya  diantar ke Presiden. 

  ‘’Sekarang   suratnya sudah ada di Biro Umum  Setda Provinsi Papua dan MRP untuk kita mendapatkan rekomendasi Gubernur dan MRP. Kalau  rekomendasi itu sudah ada, maka kita     akan segera bawa dan sampaikan ke presiden,’’ kata   Hendrikus.  

  Menurut Hendrikus, sebagai anggota Komisi III DPR Papua yang juga menerima aspirasi   dari masyarakat adat  tersebut untuk memperjuangkan adanya kursi khusus di setiap Kabupaten/kota tersebut,    isinya diantaranya meminta 5 kursi adat di setiap  Kabupaten/kota di Papua.

  Dikatakan, adanya kursi khusus yang sedang diperjuangkan ini muncul pertama kalinya dari Merauke. Dimana, dari 30 kursi yang diperebutkan di  DPRD Kabupaten  Merauke,  hanya 3 orang asli Marind sebagai  pemilik  wilayah adat ini yang terpilih dalam Pemilu Legeslatif tersebut sehingga memicu  kecemburuan sosial sehingga perlu  perhatian dari pemerintah Kabupaten, pemerintah  provinsi dan pemerintah pusat untuk menetralisasi semua    yang  terjadi tersebut dengan menghadirkan adanya kursi adat di  DPRD Kabupaten/kota di Papua. ‘’Ini  rekomendasi  yang akan dibawa ke presiden untuk mengakomodir apa yang menjadi tuntutan  orang Asli Papua sehingga tidak ada hal-hal yang memicu konflik kedepan,’’ terangnya.   

       Sebenarnya , kata  Hendrikus  soal kursi adat di DPRD Kabupaten/kota tersebut sudah dibicarakan  di dalam Perdasi dan  Perdasus   termasuk  untuk bupati dan wakil bupati, wali kota wakil wali kota harus orang asli Papua sejak tahun 2016. Namun  sampai sekarang   belum ditanggapi oleh Mendagri.  (ulo/tri)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: