Masyarakat Adat Deklarasikan Bupati MA jadi Gubernur Papua

By

Mathius Awoitauw (FOTO:Robert Mboik Cepos)

SENTANI- Beberapa tokoh masyarakat adat di Kabupaten Jayapura menyampaikan harapan mereka Kepada Bupati Jayapura, yang sebentar lagi akan purna tugas sebagai Bupati Jayapura, untuk melanjutkan karir politiknya ke jenjang yang lebih tinggi sebagai Gubernur Papua pada 2024 mendatang.

  Menurut masyarakat adat, jadi Gubenur Papua bagi Mathius Awoitauw merupakan suatu peluang yang besar, karena konsep dan pemikirannya telah memberikan pengaruh yang besar terhadap pemberdayaan masyarakat adat di Tanah Papua, khususnya di Kabupaten Jayapura.

“Kita harus dukung Bapak Mathius Awoitauw untuk jadi Gubernur Papua. Karena beliau sudah terbukti,”ujar Daniel Toto dihadapan para tokoh adat dan Bupati Mathius Awoitauw.

Masyarakat beranggapan bahwa pemberdayaan masyarakat adat ini juga harus berlanjut, tidak saja selesai setelah Bupati Matius mengakhiri masa jabatannya di tanggal 12 Desember mendatang.  Namun masyarakat menginginkan selain dilanjutkan oleh Pejabat Bupati selanjutnya tetapi juga di tingkat provinsi juga harus terus disuarakan dan diterapkan.

 Sementara itu Bupati,  Mathius Awoitauw enggan menanggapi terlalu jauh mengenai pernyataan masyarakat yang menginginkannya sebagai Gubernur Papua pada pemilihan umum 2024 mendatang.  Menurutnya apa yang disampaikan oleh masyarakat adat itu merupakan suatu hal yang biasa dan termotivasi oleh keinginan mereka yang membutuhkan pemimpin yang bisa memberikan ruang secara luas sebagai masyarakat adat.

 Lanjutnya, ada waktu khusus untuk deklarasisebagai Calon Gubernur Provinsi Papua di Pemilu 2024 mendatang.  ” Nantilah kita atur waktu,  yang jelas pasti maju,” ujarnya.

Dia menambahkan,  terkait dengan harapan masyarakat mengenai gagasan pemberdayaan terhadap masyarakat Kampung Adat ini harus dilanjutkan oleh pejabat Bupati, Mathius yakin bahwa kebijakan ini akan dilanjutkan, karena sudah ada gugus tugas masyarakat adat di Kabupaten Jayapura yang telah dibentuk.  Apalagi RPJMD untuk 2 tahun terakhir ini belum ada, yang ada hanya RPJMD Antara, untuk melanjutkan program-program kerja yang sudah ada selama ini. “Karena itu saya berharap  2 tahun ini lebih mantap,”tandasnya. (roy/ary)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: