Masyarakat Dukung Pembangunan Kantor Bupati di Waris

By

Kepala Kampung Bompai, Distrik Waris, Lukas Maunda bersama Kepala Kampung Ampas, Distrik Waris, Manfred Bonggoro dan Kepala Kampung Banda, Distrik Waris, Joni May saat memberikan keterangan kepada awak media ketika ditemui di kantor Bupati Keerom, Senin (27/6) sore kemarin.(FOTO: Erik/Cepos)

JAYAPURA-Pemerintah Kabupaten Keerom terus melakukan percepatan pembangunan kantor bupati di Kampung Bompai, Distrik Waris.  Pembangunan Kantor Bupati sejatinya bukan tanpa alasan. Selain sesuai amanat Undang-Undang Nomor 26 tahun 2003, pembangunan kantor bupati juga merupakan strategi Pemkab Keerom dibawah kepemimpinan bupati dan wakil bupati Piter -Wafir dalam mewujudkan pemerataan pembangunan.

Apa yang sudah dicanangkan oleh Bupati Keerom juga mendapatkan dukungan dari masyarakat Keerom, khususnya bagi masyarakat yang ada di Distrik Waris itu sendiri. Seperti yang disampaikan oleh Kepala Kampung Bompai, Distrik Waris, Lukas Maunda menegaskan bahwa program pembangunan kantor bupati disambut baik oleh seluruh masyarakat Bompai.

Bahkan dirinya menegaskan, jika program pembangunan kantor bupati merupakan sebuah kerinduan bagi masyarakat di Distrik Waris. Ia berharap pembangunan segera dimulai.

“Kantor bupati yang akan dibangun bukan hanya isu hari ini, memang sudah lama. Karena rencana dari bupati ke bupati. Sehingga masyarakat di Bompai sangat mendukung. Dan kalau besok terjadi maka kami akan sangat senang, dan mereka akan terima,” ungkap Lukas Maunda kepada Cenderawasih Pos saat ditemui di Kantor Bupati Keerom, Senin (27/6).

Kepala Kampung Ampas, Distrik Waris, Manfred Bonggoro juga menegaskan bahwa program pembangunan kantor bupati di Kampung Bompai harus bisa terwujud. Ia meminta seluruh masyarakat Keerom sama-sama mendukung program Bupati Keerom terkait pembangunan kantor bupati tersebut.

“Kantor bupati harus tetap berjalan dan dipindahkan ke Distrik Waris, di Kampung Bompai. Mari kita sama-sama mendukung apa yang sudah diprogramkan oleh bupati,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kampung Banda, Distrik Waris, Joni May juga menuturkan jika pembangunan kantor bupati di Distrik Waris sudah menjadi kerinduan masyarakat. Dirinya mengaku jika masyarakat Kampung Banda mendukung penuh program tersebut.

“Rencana pembangunan kantor bupati di Waris itu kerinduan masyarakat, karena sesuai dengan SK Mendagri bahwa ibu kota Keerom dari Arso harus pindah ke Distrik Waris. Pembangunan tetap jalan dan kami semua menerima semua program pemerintah daerah dan pusat yang mereka programkan sesuai dengan amanat UU,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kepala Suku Waris, Daniel Amo juga mengaku mendukung penuh pembangunan kantor bupati di Kampung Bompai, Distrik Waris.

“Pak bupati sudah menyampaikan jika pembangunan Kantor Bupati sudah mulai dilakukan tahun ini dan peletakan batu pertama sudah mulai dilakukan. Kami sangat mendukung,” pungkasnya. (eri/nat)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: