Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tenggelam

By

JAYAPURA – Kematian pria tanpa identitas di Pantai Dok II Jalan Sumatra, dekat Galangan Kapal Dok IV, Kelurahan Bhayangkara, Distrik Jayapura Utara, Minggu (28/11) siang gegerkan warga sekitar.

Pria dengan ciri-ciri warna kulit putih, rambut hitam lurus, tidak memakai baju dan menggunakan celana pendek warna biru tua. Pria dengan usia berkisar 25-35 tahun itu hingga saat ini belum diketahui identitasnya. Bahkan, pihak keluargapun belum ada yang datang melihat jenazah.

“Jenazah masih ada di Rumah Sakit Bhayangkara, bagi siapa saja yang merasa ada anggota keluarganya hilang, bisa datang melakukan pengecekan di Rumah Sakit Bhayangkara,” kata Kapolsek Jayapura Utara AKP Jahja Rumra saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Minggu (28/11).

 Dijelaskan Jahja, temuan mayat tersebut diketahui seorang saksi yang datang melapor ke Polsek Jayapura Utara terkait adanya penemuan mayat tanpa identitas di Pantai Dok II tepatnya bawah rumah seorang warga. 

Mendengar informasi tersebut, anggota Polsek Japut langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Jahja Rumra menyebutkan seorang saksi menjelaskan, sebelumnya, sekira pukul 07.00 WIT, ia melihat ke arah galangan kapal Dok IV, dimana  korban seorang diri sedang mandi sambil teriak-teriak. Kemudian saksi masuk ke dalam rumah. 

Tak lama kemudian, saksi kembali melihat korban sudah naik ke atas speedboat dan muntah- muntah dari atas speedboat yang berlabuh di dermaga galangan kapal Dok IV.

Sementara itu, saksi lainnya menyebutkan sekira pukul 13.30 WIT, ia pulang ibadah lalu melihat ke bawah rumah panggung mereka, dan melihat seseorang yang sedang terapung dan tidak bergerak di bawah rumah.  

Saksi saat itu menduga bahwa korban sudah tidak bernyawa, kemudian menyampaikan kepada orang tua saksi untuk melaporkan kepada anggota di Polsek Jayapura Utara.

“Hingga saat ini, saksi belum mengetahui identitas dari mayat yg terapung di sekitar rumah panggung salah seorang warga,” ujar Jahja Rumra.

Kapolsek mengimbau warga untuk selalu berhati-hati ketika mandi atau berenang di pantai. Ia juga meminta kepada warga jika ada yang mengenal korban atau mengenal keluarga korban bisa melihat jenazah di Rumah Sakit Bhayangkara.

“Warga sekitar tidak ada yang mengenalnya. Termasuk Satpam yang ada di Navigasi galangan kapal tidak  ada yang mengenalnya. Untuk itu, siapa saja yang mengenal korban bisa beritahu kami atau mengambil jenazah yang saat ini ada di Rumah Sakit Bhayangkara,” pungkasnya. (fia/nat)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: