Melambangkan 5 Sila dan Mewakili 5 Wilayah Adat

By

Gubernur Papua Lukas Enembe meresmikan beberapa pembangunan infrastruktur pameran pembangunan dan perayaan natal bersama pemerintah daerah TNI-Polri dan masyarakat di Provinsi Papua yang dipusatkan di Kantor Gubernur Papua, Jumat (30/12). (Elfira/Cepos)

Kantor Gubernur Papua Diresmikan Lukas Enembe 

JAYAPURA – Jarang terlihat, Gubernur Papua Lukas Enembe Jumat (30/12) kemarin hadiri peringatan hari jadi Provinsi Papua, peresmian beberapa pembangunan infrastruktur pameran pembangunan dan perayaan natal bersama pemerintah daerah TNI-Polri dan masyarakat di Provinsi Papua yang dipusatkan di Kantor Gubernur Papua.

 Dalam acara tersebut, dihadiri kurang dari seribuan masyarakat dan ASN di lingkungan pemerintah Provinsi Papua. Gubernur juga sekaligus menyerahkan penghargaan kepada perwakilan akademisi, pemerintah dan masyarakat.

 Dalam sambutan Gubernur Papua Lukas Enembe yang dibacakan Asisten Bidang Umum Setda Papua Derek Hegemur menyampaikan, apa yang dicapai saat ini merupakan buah dari kerja keras dengan hati yang tulus masa kepemimpinan Gubernur dan almarhum Klemen tinal yang ada dalam visi dan misi tertuang dalam RPJMD dan RKPD provinsi Papua tahun 2018-2023.

 “Tahun 2003 merupakan tahun terakhir masa kepemimpinan saya, diharapkan kita semua tetap semangat dan menyelesaikan sisa kegiatan yang direncanakan tahun 2023 sehingga dapat meninggalkan hasil karya yang terbaik untuk dikenang dan dinikmati oleh generasi muda atau anak cucu kita di masa yang akan datang,” kata Gubernur dalam sambutannya yang dibacakan Derek Hegemur.

 Adapun salah satu bukti nyata yang dilakukan saat ini yaitu pembangunan kantor Gubernur kantor MRP, Kantor Biro Pengadaan Barang dan Jasa, KPU yang semua memiliki nilai historis.

 Disampaikan, bukan hanya empat atau satu jenis saja yang dibangun, akan tetapi di tahun-tahun sebelumnya sudah banyak yang dibangun baik pada fisik antara lain pembangunan jembatan Papua bangkit Mandiri di Youtefa, Stadion Lukas Enembe dan fasilitas vanue PON  lainnya bahkan pembangunan jalan dan jembatan yang tersebar 29 kabupaten/kota maupun pembangunan non fisik terkait dengan pemberian beasiswa unggul Papua, di dalam maupun di luar negeri anak-anak Papua dan jaminan kesehatan bagi orang asli Papua melalui kartu Papua sehat.

 “Banyak pula pembangunan yang kami lakukan dan jarang dipublikasikan, sehingga jarang terekspos dan tidak melakukan apa apa, untuk itu saya berpesan kepada seluruh ASN dan yang terlibat pada proses pembangunan ke depan dapat bekerja keras dan transparan agar masyarakat dapat melihat dan merasakan hasil-hasil pembangunan,” ucapnya.

 Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Girius One Yoman dalam laporan hasil pembangunan infrastruktur menyebut peresmian 9 gedung yang monumental yaitu Gedung Kantor Gubernur Provinsi Papua, Gedung Kantor MRP, Gedung Kantor KPU Papua, Gedung Kantor BPBJ Papua, Gedung Kantor Samsat Kab. Paniai, Gedung Kantor Samsat Kab. Kep. Yapen, Gedung Kantor Samsat Kab. Keerom serta 5 Ruang Pelayanan RSUD Jayapura dan Pelabuhan Keppi Kab. Mappi.

 Dijelaskan, pembangunan empat gedung kantor berada pada pusat pemerintahan yang strategis, dekat dengan pusat pemerintahan, pusat bisnis, dan fasilitas publik lainnya sehingga dapat memberikan kemudahan dalam mengakses aktivitas lain di luar kantor.

 Untuk pembangunan gedung kantor Gubernur Papua kata Girius, dilakukan melalui metode rancangan bangunan dengan konsep minimalis modern dan berkonsep monumental dengan menekankan simbol formal sesuai dengan fungsi bangunan sebagai bangunan pemerintahan.

 “Untuk Kantor Gubernur Papua, pada bagian depan terdapat lima buah Pilar besar yang menandakan 5 sila dari pancasila serta mewakili 5 wilayah adat di Provinsi Papua, yaitu Mamta, Saireri, Anim Ha, La Pago dan Mee Pago,” terangnya.

 Adapun bangunan Kantor Gubernur Papua mempunyai dua akses jalan dimana pada lantai 1 menuju Jalan Soa Siu dan lantai 3 menuju Jalan Sam Ratulangi.

 Untuk Gedung Kantor MRP, struktur bangunan perkantoran dirancang dengan pendekatan Arsitektur Tradisional Papua. Dimana bangunan ini merupakan bentuk tifa yang mewakili budaya Papua serta ornamen-ornamen yang mewakili lima wilayah adat di Provinsi Papua. Akses Lokasi ke Gedung MRP berhubungan langsung ke Jalan Sam Ratulangi.

 Gedung Kantor KPU Papua karakteristik gedung Kantor KPU Provinsi Papua merupakan implementasi pada Gedung Kantor KPU Pusat dengan nuansa budaya Papua sebagai simbol pemersatu bangsa, serta merupakan sarana pendukung Penyelenggara Pemilihan Umum di daerah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007.

 Gedung Kantor Biro Pengadaan Barang dan Jasa struktur bangunan perkantoran ini dirancang berbentuk kubus dengan nuansa budaya Papua yang menggambarkan filosofi kesempurnaan dalam membangun Papua dengan hati yang terkandung makna keterbukaan dan kemandirian.

 “Seluruh anggaran pembangunan empat gedung kantor yang monumental bersumber dari APBD Provinsi Papua tahun anggaran 2021 dan 2022,” terangnya.

 Adapun pencapaian pembangunan infrastruktur bidang KE-PU-AN pada masa kepemimpinan Gubernur Papua Lukas Enembe dan Wakil Gubernur Papua (Almarhum) Klemen Tinal dimana kepemimpinan periode pertama massa bhakti 2013-2018 yakni pembangunan jalan1.238 Kilometer, peningkatan jalan 1.130 Kilometer, pembangunan jembatan 1.965 Meter sebanyak 41 unit, pembangunan jaringan irigasi seluas 47.220 hektar  dan lainnya.

 Massa bhakti 2019 hingga saat ini, pembangunan jalan 528 kilometer, peningkatan jalan 492 Kilometer, pembangunan jembatan 797 meter sebanyak 22 unit dan pembangunan lainnya.

 Sekedar diketahui, pembangunan gedung baru Kantor Gubernur Papua menelan anggaran Rp 393 M, sementara gedung MRP Rp 291 M. Dimana kedua gedung tersebut dibiayai dari dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). (fia/wen)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: