Menkumham Kunjungi Cold Storage dan Goa Jepang

By

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Republik Indonesia, Yasonna H. Laoly ketika disambut Bupati Herry Ario Naap, S.Si.,M.Pd ketika baru tiba di Bandar Udara Frans Kaisiepo Biak, Minggu (21/8). (FOTO : FIKTOR PALEMBANGAN/CENDERAWASIH POS)

BIAK-Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Republik Indonesia, Yasonna H. Laoly, tiba di Biak, Minggu (21/8). Sang menteri dua periode di era Presiden Jokowi itu disambut oleh Bupati Herry Ario Naap, S.Si.,M.Pd dan Wakil Bupati Calvin Mansnembra, SE.,M.BA serta jajaran pejabat lainnya. 

Di Biak, Menteri asal PDI Perjuangan itu mengunjungi Cold Storage, Goa Binsari (Goa Jepang) dan sore ini akan mengunjungi tempat wisata Sirwieri di Adoki. 

“Saya lama berbincang-bincang dengan Pak Bupati Herry soal potensi perikanan di Biak, kemudian mengunjungi Cold Storage, intinya potensi perikanan cukup besar, ini yang terus didorong supaya dikembangkan dengan baik,” ujar Yasonna kepada wartawan di Goa Jepang.

“Jadi setelah melihat langsung bagaimana ikan tuna jenis yellow fin dan blue fin yang menurut perkiraan bisa sampai 2500 ton per tahun, kalau bisa langsung dari Biak ke Jepang supaya masih fres dan harganya masih tinggi,” lanjutnya. 

Dikatakan, saat ini penerbangan dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia masih lewat Jakarta sehingga membutuhkan waktu sekitar 36 jam, sementara kalau dari Biak –  Jepang hanya 6 jam. 

“Kita akan mendorong ekspor ikan langsung Biak – Jepang, nanti kalau Pak Menteri KKP datang ke Biak dan saya ketemu beliau KKP dan Pak Erick (Menteri BUMN) menyampaikan hal ini,, saya sampaikan bahwa eksploitasi perikanan dari Biak dan sekitarnya supaya diekspor langsung dari Biak ke Jepang,” tandasnya . 

Tentang potensi parwiisata khususnya di Goa Binsari, politikus kawakan PDI Perjuangan itu mengatakan, Biak bisa ditingkatkan pariwisata, Goa Binsari dinilai mempunyai nilai historis khususnya terkait cerita perang dunia II di kawasan Pasifik. 

Dia juga menyatakan akan membantu Pemerintah Biak Numfor akan mengembangkan beberapa desa wisata, siap membantu dalam membuatkan Hak Kekayaan Intelektual untuk tari WOR, Apen Beyeren dan lainnya. (itb/tho)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: