Menpora Merestui dan Siap Beri Rekomendasi

By

JAKARTA, Jawa Pos – Liga 1 musim 2021–2022 dan Liga 2 2021 dapat lampu hijau dari pemerintah setelah Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menggelar rapat koordinasi membahas kompetisi bersama para stakeholder secara virtual kemarin (6/8).

Hadir dalam rapat Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, Waketum PSSI Iwan Budianto, Sekjen PSSI Yunus Nusi, Direktur Utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita, Kepala Biro Pembinaan dan Operasional Staf Operasi (Karobinops Sops) Polri Brigjen Pol Roma Hutajulu, serta Plt Direktur Kesiapsiagaan BNPB Pangarso Suryotomo.

Zainudin mengungkapkan, dalam rakor pihaknya mendengarkan bagaimana pemaparan Ketum PSSI dan Dirut PT LIB untuk menggelar kompetisi. ’’Kemudian direspons oleh yang mewakili BNPB dan juga oleh pihak Mabes Polri,’’ bebernya secara virtual kemarin.

Politikus Partai Golkar itu menuturkan, dari pemaparan yang dilakukan, disimpulkan bahwa PSSI dan PT LIB sudah siap menggelar kompetisi. Bahkan, perhelatan kali ini bakal lebih ketat dari ajang Piala Menpora yang sebelumnya bergulir.

Salah satu yang lebih ketat adalah perihal tempat penyelenggaraan. Jika di Piala Menpora tuan rumah ditentukan sebelum turnamen, Liga 1 yang menggunakan sistem enam series lebih fleksibel. Artinya, melihat zona aman untuk menyelenggarakan pertandingan.

Sebelumnya, Lukita membeberkan, setelah menyelenggarakan series pertama, pihaknya akan mengevaluasi dan melihat titik mana saja yang aman untuk menyelenggarakan pertandingan.

Karena itu, secara teknis Zainudin berkeyakinan bahwa penyelenggara bakal mampu melaksanakan dan menjaga prokes secara disiplin. ’’Jadi, perubahannya mengikuti situasi di wilayah. Sepakat dilaksanakan yang levelnya sudah level bawah. Kalau tiba-tiba level (kasus Covid-19) naik, penyelenggara berjanji memindahkan ke tempat yang levelnya bawah,’’ bebernya. 

Selain dari sisi prokes yang lebih baik, Kemenpora beranggapan bahwa kompetisi penting untuk digulirkan. Dengan adanya kompetisi, masyarakat, khususnya pencinta sepak bola, punya hiburan. ’’Terkurung lama (di rumah) kan bosan juga. Kalau ada hiburan dan tontonan, mudah-mudahan imunnya akan naik,’’ ungkapnya.

Sisi ekonomi juga akan berputar. Sebab, pemasukan utama sebagian besar pemain dan pelatih berasal dari kompetisi. ’’Dengan berputarnya kompetisi, ini akan terbantu,’’ ucapnya.

Selain itu, kompetisi menjadi tumpuan bagi timnas Indonesia. Zainudin sulit membayangkan bagaimana timnas yang terbentuk tanpa adanya kompetisi. ’’Ada kompetisi saja susahnya setengah mati harus mencari pemain. Apalagi kalau tidak ada kompetisi. Akhirnya berkesimpulan kalau kompetisi penting. Dan pemerintah mendukung itu,’’ tegasnya.

Karena itu, Zainudin siap memberikan rekomendasi jika diminta Mabes Polri dan BNPB. ’’Di rakor tidak ada yang memberatkan. Tapi, ada catatan yang harus dipatuhi penyelenggara dan mirip yang Piala Menpora,’’ bebernya.

Zainudin menyebutkan, BNPB dan Mabes Polri memberikan masukan secara umum. Seperti tidak boleh ada nonton bareng dan tidak ada penonton yang bisa masuk ke area pertandingan. ’’Kalau yang di dalam (rakor) semua menyepakati ini sudah oke banget dan sudah teruji. Di stadion kan maksimal hanya 299 orang. Masuk harus swab antigen. Saya sudah alami itu,’’ katanya.

Namun, Zainudin menegaskan, pihak penyelenggara harus konsisten dalam menerapkan prokes karena durasi kompetisi yang lebih panjang dari turnamen. ’’Jangan sampai penyelenggara di tengah perjalanan tidak konsisten. Dari awal sampai akhir diingatkan untuk konsisten. Kita semua akan patuh itu,’’ ucapnya.

Penyelenggara sendiri sudah cukup matang untuk menggelar kompetisi. Bank BRI bakal menjadi sponsor utama. Nama BRI sendiri sudah diprediksi karena Lukita menyebutkan sponsor berasal dari perbankan dan lekat dengan warna biru. (raf/c17/ali/JPG)

Kenapa Liga Harus Jalan?

1. Kompetisi sudah vakum sekitar 16 bulan.

2. Kompetisi bisa menggerakkan perekonomian. 

3. Memiliki pengalaman sukses di Piala Menpora dan terbukti kompetisi aman jika diselenggarakan dengan prokes ketat.

4. Kompetisi tanpa penonton di stadion dan melarang adanya nonton bareng.

5. Liga 1 kali ini bakal menerapkan prokes lebih ketat dari Piala Menpora. 

6. Pemain dan seluruh pelaku yang terlibat sudah divaksin.

7. Menyajikan tayangan menarik bagi masyarakat dan ikut menyosialisasikan #Dirumahaja.

8. Kompetisi digelar untuk membentuk timnas Indonesia yang lebih solid.

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: